Hidayatullah.com — Kediaman pribadi Abraham Samad, (Ketua KPK periode tahun 2011-2015) yang terletak di kawasan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi-Selatan, kini resmi difungsikan sebagai Pesantren Mahasiswa Dai & Penghafal Al Qur’an (Pesma Dai).
Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Makassar, saat ini ikut mondok di Pesma Dai yang dikelola oleh Pemuda Hidayatullah Sulawesi-Selatan ini.
Menurut Abdurrahman Sibghatullah, Ketua Pemuda Hidayatullah Sulsel, “Pesantren Mahasiswa Dai & Penghafal Al Qur’an ini adalah program yang diinisiasi Pemuda Hidayatullah bersama Laznas BMH di Sulawesi-Selatan dengan memanfaatkan rumah yang dipinjamkan oleh mantan ketua KPK, Abraham Samad”.
Pesma Dai ini gratis dan menjadi ruang bagi mahasiswa yang memiliki keinginan untuk belajar Al Qur’an secara intens disela kesibukan kuliahnya”, ungkap Alumni International University Of Africa ini.
Muhammad Fadlan (21), Mahasiswa asal Jayapura yang kini terdaftar sebagai Mahasiswa Semester 7 di Universitas Muhammadiyah Makassar ini mengungkap alasan ketertarikannya bergabung di Pesma Dai. Menurutnya, “Pesma Dai ini memberikan nilai lebih bagi mahasiswa di luar kampus lewat beragam program-programnya, seperti pendidikan Al Qur’an, Kajian keislaman dan Kelas Jurnalistiknya”.
Tokoh Sulawesi-Selatan, Ustadz Abdul Azis Qahhar Mudzakkar yang hadir dalam seremonial launching Pesma Dai (1/11/2021) menyampaikan apresiasi atas dibukanya program Pesma Dai ini di Makassar. Menurutnya ini adalah gerakan dakwah yang inovatif, dan perlu dikembangkan di banyak tempat.
Turut hadir dalam acara tersebut, Imam Nawawi (Ketum PP Pemuda Hidayatullah), Ustadz Nasri Bohari (Ketua DPW Hidayatullah Sulsel), Ahmad Muzakki (Direktur Pesma Dai) dan Kadir (Ketua Laznas BMH Perwakilan Sulsel.*