Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Polisi Tetapkan Farid Okbah dkk Tersangka Dugaan Terkait Terorisme

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 November 2021 22:04 10:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 November 2021 22:03
Bagikan
[Ilustrasi] Logo Polri.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah menetapkan Farid Ahmad Okbah (FAO), Ahmad Zain An-Najah (AZ), dan Anung Al-Hamad (AA) sebagai tersangka dugaan tindak pidana terorisme.

Kabagbanops Densus 88/Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar membenarkan telah ditetapkannya status terhadap Farid Okbah dkk itu.

Sementara itu, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Ahmad Ramadhan membeberkan ketiga tersangka itu ditangkap di Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (16/11/2021) dinihari.

“Waktu penangkapan AZ, Selasa 16 November pukul 04.39 WIB. Tempat di Perumahan Pondok Melati,” sebut Ramadhan dikutip Cnnindonesia.com.

Baca juga: Polisi Tangkap Ustadz Farid Ahmad Okbah

“Kedua inisial AA, ditangkap di hari Selasa tanggal 16 November, pukul kira-kira 05.00 WIB di Jalan Raya Legok, Jati Melati, Kota Bekasi. Kemudian, FAO, ditangkap sama di Kelurahan Jati Melati, Kecamatan Pondok Melati,” tambahnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurut kepolisian, FAO dan dua lainnya ditangkap karena diduga terlibat dengan jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI).

FAO disebut mempunyai sejumlah latar belakang di jaringan JI. Berdasarkan hasil pendalaman Densus 88, FAO bagian dari tim sepuh atau Dewan Syuro di organisasi itu.

Menurut kepolisian, FAO juga anggota dewan syariah Lembaga Amil Zakat Badan Mal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA) atau Yayasan amal yang didirikan untuk pendanaan JI.

Katanya, FAO pernah terlibat dalam pertemuan yang berkaitan dengan pengkaderan JI di Bekasi.

Diketahui, FAO merupakan Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI). Sedangkan AZ adalah pengurus Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Anung Al-Hamad (ada yang menulis Al-Hamat, red) diduga merupakan anggota pengawas Perisai Nusantara Esa di 2017 dan pengawas kelompok JI, kata kepolisian.

Disebutkan, LAM BM ABA adalah yayasan amal yang dibentuk oleh JI untuk menggalang dana umat. FAO, selain Tim Sepuh atau Dewan Syuro JI, juga menjabat sebagai Dewan Syariah LAZ BM ABA. “Sekitar tahun 2018 memberikan uang tunai sebesar Rp10 juta untuk Perisai Nusantara Esa,” sebut Ramadhan dikutip laman Antara News.

Baca juga: DPP Partai Dakwah Lakukan Pendampingan Hukum Farid Okbah

Selain itu, pada tahun 2009, FAO disebut mengikuti pertemuan di Islamic Center Bekasi. Pada pertemuan itu, menurut kepolisian, FAO menyampaikan pembinaan kader JI harus maksimal agar ketika sudah masuk dalam bidang-bidang JI dan ditempatkan di berbagai tempat di Indonesia, tetap dapat menjalankan tugas dengan baik.

FAO disebut memberikan solusi kepada Arif Siswanto (Kap) terkait pengamanan JI pascapenangkapan Aji Parawijayanto dengan membuat wadah baru. “Adapun partai yang dibentuk oleh FAO dan AZ adalah Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI),” sebut Ramadhan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI Buya Anwar Abbas prihatin atas penangkapan ulama dan tokoh umat oleh Densus 88 anti teror Polri.

“Bagi saya pribadi, benar-benar sangat mencengangkan dan mengagetkan atas penangkapan Farid Okbah oleh Densus 88,” sebutnya lewat keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (16/11/2021).

Buya Anwar menilai penangkapan tersebut tentu terkait dengan masalah terorisme. Akan tetapi, Buya Anwar mempertanyakan tindakan-tindakan itu, karena sepengetahuannya, Farid Okbah merupakan ulama yang anti tindak kekerasan. “Kok dia ditangkap oleh Densus 88,” sebutnya.

Buya Anwar meminta Densus 88 agar menjelaskan penangkapan itu sejelas-jelasnya kepada publik, sebab hal itu juga berkepentingan dengan nama baik Presiden Joko Widodo.

“Karena yang ditangkapi itu adalah ulama, sehingga pemerintahan Jokowi telah dianggap sebagian elemen masyarakat telah melakukan kriminalisasi terhadap ulama karena memang telah banyak ulama, ustadz, dan dai yang ditangkap,” sebut Buya Anwar.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Dakwah Rakyat Indonesia menyampaikan, pihaknya melakukan pendampingan hukum terhadap Farid Ahmad Okbah yang ditangkap aparat kepolisian pada Selasa (16/11/2021) pagi di Bekasi, Jawa Barat.

“Sehubungan dengan berita yang beredar tentang penangkapan Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia oleh aparat negara di kediaman pribadi rumah beliau, maka melalui press release ini kami nyatakan bahwa penangkapan tersebut benar terjadi dan tidak terkait dengan aktivitas beliau (Farid Ahmad Okbah, red) sebagai Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia,” ujar Wakil Ketua Umum PDRI, Dr Masri Sitanggang, bersama Sekretaris Drs Yunasdi dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (16/11/2021) diterima hidayatullah.com.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad Zain An-NajahAnung Al-Hamaddensus 88Farid Ahmad OkbahPolriterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Soal Pro-Kontra Permendikbudristek 30, Fraksi PAN Desak Pemerintah Dengar Masukan Ormas Islam
Tulisan selanjutnya Ibukota Uganda Jadi Target Bom Bunuh Diri, Sedikitnya 3 Orang Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?