Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aktivis Dakwah di Uzbekistan Ditangkap dan Dibunuhi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Juli 2011 17:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pemuda Uzbekistan bernama Ooulmasaw Bahadir yang ditahan di penjara Garawol Bazaar di provinsi Bukhara, Uzbekistan, disiksa polisi dengan sangat keji hingga mengalami luka parah. Demikian dikatakan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto di Jakarta, Kamis (7/7) siang.

“Bukannya segera mendapatkan pertolongan dengan dibawa ke rumah sakit, ia malah dipindahkan ke penjara lain,” imbuh Ismail.

Rezim Uzbekistan melakukan tekanan bukan hanya kepada para tahanan. Namun juga para kerabat yang berada di luar penjara. Akibatnya, mereka terpaksa lari meninggalkan rumah-rumah dan pergi ke luar negeri.

Sementara Sekretaris Jubir Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Roni Ruslan menyatakan kecaman keras terhadap aksi penangkapan, penyiksaan, dan pembunuhan terhadap para aktivis Hizbut Tahrir Uzbekistan oleh rezim Karimov. Ia menegaskan, para aktivis HT Uzbekistan dan para aktivis dakwah lain sesungguhnya tengah bekerja untuk menyebarkan kebaikan dan mengajak manusia ke jalan Allah SWT.

Pernyataan itu disampaikan HTI dalam aksi unjukrasa di depan Kedutaan Besar Uzbekistan, Jakarta, Kamis (7/7) siang tadi. Tidak kurang dari 500 massa Hizbut Tahrir Indonesia melakukan aksi unjuk rasa mendesak rezim Uzbekistan menghentikan penangkapan dan pembunuhan terhadap para aktivis Hizbut Tahrir di Uzbekistan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Mereka (aktifis dakwah, red) tidak layak diperlakukan kejam begitu rupa, seolah mereka penjahat besar,” tegas Ruslan. Kendati ditekan sedemikian rupa, Ruslan menegaskan bahwa tindakan biadab rezim Karimov tidak akan menghentikan aktivitas dakwah HT Uzbeksistan, kecuali bahwa tindakan itu cepat atau lambat justru akan meruntuhkan pemerintah Karimov.

Dalam orasi pada aksi tersebut para orator menyebut beberapa nama para aktivis dakwah tanpa kekerasn yang disiksa di dalam penjara, korban rezim Karimov, di antaranya adalah Rosebayev Hakeem Jan, Ooulmasaw Bahadiri, dan Mrzaiev Abdul Aziz.

“Mrzaiev Abdul Aziz oleh rezim Karimov dikembalikan kepada keluarganya dengan keadaan kepalanya pecah, matanya keluar dari tempatnya, lehernya dijahit hingga belakang kepalanya dan dadanya dijahit mulai dari pusar hingga ke dagunya!” pekik Ketua DPP HTI Irwan Saifullah.

Bukan hanya kepada para aktivis dakwah syariah dan khilafah, rezim Karimov pun melakukan teror kepada keluarganya. “Aparat Uzbekistan menangkap kerabat mereka untuk diinterogasi dan dibujuk untuk jadi mata-mata,” ungkap Irwan.

Sembari meneriakkan takbir, massa pun mengacung-acungkan berbagai spanduk dalam bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris. Di antaranya, ‘Gulingkan Rezim Biadab Karimov! Tegakkan Khilafah!’; ’Hentikan Penangkapan dan Penyiksaan Aktivis Islam’; ‘Mereka Pejuang Islam, bukan Teroris’, dan ‘Bersabarlah Wahai Saudaraku! Insya Allah, Khilafah segera Tegak!’.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Facebook Luncurkan Fitur Baru Pembicaraan Video
Tulisan selanjutnya Banyak Sekolah Amerika Curang Sistematis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?