Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sertifikasi Mirip Surat Izin Muballigh (SIM) Era Orde Baru

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 September 2012 09:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com —Meski Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai telah menyangkal jika lembaganya mengusulkan sertifikasi dai dan ulama, namun kenyataanya wacara itu tetap saja membuat banyak orang ikut geram. Di antaranya adalah Fauzan Al Anshari.

Direktur Lembaga Kajian Politik dan Syariat Islam (LKPSI) ini menilai wacana yang dilontarkan BNPT itu sudah melampaui kewenangannya.

Fauzan yang dulu pernah aktif di Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) mengaku cukup memahami ide lembaga tersebut (BNPT, red).

Mungkin, kata Fauzan, yang dimaksudkan adalah Islam menurut standar BNPT.

“Jadi jika mau jadi muballigh atau ulama, ya harus lulus ujian BNPT,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Selasa, (11/09/2012).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sebelumnya, BNPT menolak tuduhan tersebut. Menurut Anshaad, wacana tersebut telah diubah sedemikian rupa sehingga dimaknai berbeda oleh publik. Padahal, BNPT hanya mencontohkan sertifikasi ulama di Singapura sebagai bentuk dari program deradikalisasi.

“Jadi itu hanya memberikan contoh dengan sertifikasi (pemuka agama Islam) di Singapura. Jadi itu plintiran, BNPT punya program seperti itu,” kata Kepala BNPT, Ansyaad Mbai kepada Republika Online, Senin (10/9/2012).

Sebagaimana diketahui, wacana sertifikasi dai, mubaligh dan ulama mencuat  dalam sebuah diskusi Sindoradio, bertajuk “Teror Tak Kunjung Padam” di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9/2012),  kala itu, Direktur Deradikalisasi BNPT, Irfan Idris mengusulkan adanya sertifikasi terhadap ulama.

“Dengan sertifikasi, maka pemerintah negara tersebut dapat mengukur sejauh mana peran ulama dalam menumbuhkan gerakan radikal sehingga dapat diantisipasi,” ujarnya.

Sayang, pernyataan itu mendapat penentangan dari berbagai pihak, termasuk  Ketua Komisi Fatwa MUI Ma’ruf Amin dan Ketua PBNU, Said Aqil Siradj. [Baca: PBNU: Sertifikasi Ulama Langkah Memalukan!]

Fauzan mencurigai, BNPT terispirasi cara Orde Baru dalam memperlakukan kalangan Muslim, di mana akan membuat standar-standar berislam dan berdakwah. Termasuk membekali surat izin.

“Dalam hal ini BNPT akan membuat syarat. Dilarang dakwah dengan materi jihad, dilarang mengkafirkan orang kafir, dilarang menyesatkan orang sesat, khutbah cukup membaca materi yang sudah dibagikan BNPT dan lain-lain, mirip Surat Izin Muballigh (SIM) zaman Orde Baru dulu,” ungkap Fauzan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratusan Siswa Hadiri Seminar Pelajar Anti Liberal
Tulisan selanjutnya Mau Meraih Surga? Ya Berbuatlah Baik Karena Allah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Raja Yordania Abdullah II
Berita

Menlu AS Bicarakan Perlucutan Senjata Hizbullah dengan Raja Yordania

Berita
3 Oktober 2026 09:50
Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
KH. Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat
Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?