Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dr Adian: Multikulturalisme Sama Bahayanya dengan Pluralisme

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 2 Oktober 2012 05:37
Bagikan
Tidak jaminan anak kita masuk ke sekolah Islam lantas ia mendapat pendidikan Islam yang benar
Bagikan

Hidayatullah.com–Multukulturalisme, bahasa lain untuk istilah pluralisme dalam kurikulum pendidikan nasional saat ini.  Celakanya multikulturalisme ini sudah masuk ke kurikulum pendidikan agama Islam dari SD, SMP hingga SMA, demikian pernyataan pemikir Islam Dr Adian Husaini.

Mantan wartawan yang juga dikenal sebagai penulis buku-buku Islam yang sangat produktif ini mengingatkan kaum Muslim akan bahaya pluralisme yang sudah disisipkan sebagai bagian dari kurikulum nasional.

Menurutnya bahasa pluralisme yang kini dipakai dalam kurikulum pendidikan menggunakan baju baru dengan kata “multikulturalisme”. [baca juga: “Multikulturalisme dalam Pendidikan Agama Islam”]

Menurutnya, kata multikulturalisme ini digunakan kelompok liberal sebagai usaha untuk tetap menyesatkan umat Islam yang mulai mengerti sesatnya pluralism dan pernah difatwakan sesat Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ditolak ormas-ormas Islam.

“Sekarang ada istilah baru namanya multikulturalisme, celakanya multikulturalisme ini sudah masuk ke kurikulum pendidikan agama Islam dari SD, SMP hingga SMA,” jelasnya dalam Majelis Qiyamqu, di Jakarta Selatan belum lama ini.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Adian juga menjelaskan, bahwa inti dan substansi dari multikulturalisme adalah kesediaan menerima kelompok lain secara sama sebagai satu kesatuan. Tanpa membedakan perbedaan budaya, etnik, gender, bahasa bahkan agama.

Adian lalu menambahkan, apabila pluralitas adalah merepresentasikan adanya kemajemukan, maka multikultural adalah penegasan bahwa dengan semua perbedaan itu mereka adalah sama di dalam ruang publik.

“Ini adalah sangat menyesatkan,” jelasnya.

Yang cukup mencenangkan, menurutnya, pihak Kementerian Agama (Kemenag) sendiri justru sudah menerbitkan buku mengenai multikulturalisme ini. Salah satu judul buku Kemenag ini adalah “Panduan Integrasi Nilai Multikultur Dalam Pendidikan Agama Islam Pada SMA dan SMK.”

Selain Kemenag, buku ini juga didukung oleh Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam dan Yayasan Rahima.

“Yang saya kaget buku ini telah terbit sejak tahun 2010,” jelas Adian yang juga Ketua Program Doktor Pendidikan Islam – Universitas Ibn Khaldun Bogor ini. 

Adian juga menjelaskan selain umat perlu mengawal keberadaan undang-undang di Indonesia. Para orangtua juga diharapkan bisa menjadi benteng terakhir untuk mengawasi pendidikan agama Islam anak-anaknya di sekolah-sekolah. Baik sekolah Islam maupun sekolah umum. Sebab, di beberapa sekolah Islam saat ini justru mengajarkan paham liberal yang sangat berbahaya.

“Tidak jaminan anak kita masuk ke sekolah Islam lantas ia mendapat pendidikan Islam yang benar, apalagi sekolah umum,” tambahnya lagi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahayaliberalold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir: Tidak Ada Proyek Zona Pedagangan Bebas Perbatasan Gaza
Tulisan selanjutnya Masyarakat India Menentang Supermarket Asing

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?