Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemerintah Diminta Bersikap Tegas Menyikapi Kasus Pemurtadan Di Aceh

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Januari 2016 09:17 9:17 am
Ahmad
Dipublikasikan 2 Februari 2015 06:44
Bagikan
Sejumlah anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) Aceh, dibawa ke Meunasah Lamgapang, Krueng Barona Jaya, Aceh Besar. Mereka diamankan pihak keamanan dan masyarakat setempat, karena diduga kuat terindikasi aliran sesat (Millah Abraham)
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Aceh, Yusron Hadi, Lc. mengatakan pemerintah Acehharus bersikap tegas menyikapi kasus-kasus pemurtadan yang marak terjadi di Aceh selama ini.

“Di antaranya menindak dan memberi sanksi yang tegas kepada para pelakunya (misionaris.red), agar tidak terulang dan menjadi pelajaran bagi para misionaris lainnya,” ujar Yusron kepada hidayatullah.com, Sabtu (30/01/2015).

“Tidak cukup dengan melakukan pensyahadatan mereka kembali dan  pembinaan, tetapi harus diproses secara hukum dan diberi sanksi seberat-beratnya,” imbuhnya.

Pernyataan itu Yusron sampaikan guna menanggapi kasus kristenisasi (pemurtadan.red) yang dilakukan para misionaris dengan membagi-bagikan buku yang berbau kristenisasi di sejumlah kabupaten dan kota Aceh. [baca: Penyebaran Buku Berbau Kristenisasi di Aceh Meluas].

“Pemurtadan oleh para misionaris kristen sudah banyak sekali terjadi di kota Aceh sebagaimana pemurtadan yang dilakukan oleh para misionaris paham sesat,” tegas Yusron.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Yusron menuturkan, baru-baru ini ditangkap para pengikut aliran sesat Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang digrebek kantornya oleh aparat dan warga di Banda Aceh (Serambi, 08/01/2015). Aliran Gafatar ini, lanjutnya, merupakan nama baru dari aliran sesat Millata Abraham.

“Sebelumnya pada tahun 2014 muncul aliran sesat Laduni dan Barnawi. Dan pada tahun 2011 pemerintah Aceh menyebutkan 14 aliran keagamaan di Aceh yang dinyatakan sesat,” pungkas Yusron.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehAliran sesatHeboh Ormas Gafatarkristenpemurtadan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muktamar MCI Akan Lahirkan Konsep Pembinaan Mualaf Secara Nasional
Tulisan selanjutnya BEM PTNU Se-Nusantara Gelar Seminar Nasional dan Mukernas ke-5

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?