Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Cari Monster Pokemon, Dua Pria Bercelana Pendek Menyelonong ke Masjid

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 21 Juli 2016 13:10 1:10 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 21 Juli 2016 13:00
Bagikan
Sesekali keduanya bersahutan, "Iku (itu) loh (monsternya)." Sementara jamaah masjid tengah shalat.
Bagikan

Hidayatullah.com– Perilaku orang-orang ini sangat tidak layak ditiru. Dua orang pria bercelana pendek dan berkaos oblong mendatangi masjid bukan untuk beribadah.

Alih-alih, keduanya memasuki Masjid Cheng Hoo di Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, malah untuk mencari monster Pokemon.

Kejadian itu diungkapkan oleh Tafdil (27), salah seorang warga Malang yang singgah shalat di masjid tersebut, kepada hidayatullah.com baru-baru ini.

“Ane (saya), kan, (dalam) perjalanan pulang ke Malang dari (Bandara) Juanda, mampir di Masjid Cheng Hoo Pandaan untuk shalat. Waktu ane lagi duduk-duduk di luar masjid, ane lihat ada mobil sedan hijau datang dan parkir,” ujarnya.

Tafdil, seorang pengasuh di sebuah lembaga pendidikan, mengira kedua pria itu hendak shalat zhuhur di masjid tersebut. Tafdil pun masuk ke masjid, lalu mengambil posisi dekat pintu dimana ia bisa melihat keluar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Nah, ketika itu ane lihat (kedua) orang tadi yang lagi parkirin mobil sama temannya, mondar-mandir sambil mengarahkan smartphone, (sambil) ketawa-ketawa lagi dan pakai celana pendek,” ungkapnya.

Ia bertutur, kejadian yang dipandangnya tidak etis itu berlangsung pada Ahad, 12 Syawal 1437 (17/07/2016), sekitar pukul 14.30 WIB. Ia menaksir kedua pria itu berusia sekitar 25-27 tahun.

Dari suara mereka yang cukup keras, Tafdil dapat memastikan jika kedua orang itu tengah mencari monster Pokemon melalui aplikasi Pokemon GO.

Mereka tampak olehnya mengarahkan HP masing-masing ke berbagai arah, sesekali bersahutan, “Iku (itu) loh (monsternya), kiri, kiri.” Sementara para jamaah masjid tengah menunaikan shalat.

Keduanya terdengar olehnya menyebut sejumlah nama monster Pokemon. “Salah satunya sih Pikachu. Tapi yang lainnya ane nggak paham,” ungkap Tafdil.

Cukup lama kedua orang tersebut bertingkah demikian. Sementara Tafdil merasa gerah atas perilaku keduanya. “Kulihatin terus (mereka),” akunya kepada hidayatullah.com.

Setelah lama mondar-mandir, sebelum sempat ditegur, mereka langsung keluar ke parkiran. “Mungkin karena merasa dilihatin langsung pergi mereka,” lanjutnya.

Ia mengatakan, meski tak sempat mencatat nomor polisi sedan mereka, tapi diduga bernopol asal Surabaya atau Malang dan sekitarnya.

Dikecam Netizen

Foto kedua pria itu sempat diunggah Tafdil ke media sosial. Ia menuliskan, “Sungguh terlalu. Ketemu pencari Pokemon di masjid. Parah banget pokoknya, datang sama pacarnya masing-masing.”

Para netizen teman Tafdil meluapkan kegeramannya atas perilaku kedua pria yang belum diketahui identitasnya itu.

“Tempat ibadah kok buat mainan,” kecam Wahid Abdillah Manaf di kolom komentar facebook pada unggahan tersebut. “Celananya itu lho, nggak sopan,” timpal Gifary.

Sementara akun lain sampai mengatakan “kutuk” atas perilaku kedua orang itu.

“Saya juga suka nyari Pokemon, tapi saya mencari tempat yang benar, dan saya mencari waktu luang. Dan saya tidak hanya membuang-buang waktu hanya untuk permainan seperti itu,” tulis Iqbal Paramatatya.

Sejumlah tempat dan institusi di Indonesia telah mengeluarkan larangan bermain Pokemon GO di lingkungan gedung masing-masing, termasuk Istana Negara. Permainan kontroversial ini di antaranya diyakini dapat mengganggu stabilitas keamanan negara.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aplikasidigitalgameJawa Timurmasjidmonster PokemonPokemon Gotata krama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengenang Keberhasilan Dua Tahun Perang Ashful Ma’kul
Tulisan selanjutnya Hadapi Persoalan Moral, Muslimat WI Fokus Penguatan Keluarga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?