Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tegaskan Hubungan Islam-Indonesia, HNW: Selain ‘JasMerah’, Juga ‘JasHijau’

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 14 Oktober 2017 21:10 9:10 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 14 Oktober 2017 21:03
Bagikan
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid.
Bagikan

Hidayatullah.com– Wakil Ketua MPR RI yang juga politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid (HNW), menegaskan eratnya hubungan antara keislaman dan keindonesiaan.

Hubungan Islam-Indonesia sudah terjalin sejak lama, telah dicatat dalam sejarah perjalanan bangsa ini. Inilah yang ia pesankan untuk tidak dilupakan khususnya oleh generasi muda saat ini.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa jasa para ulama terdahulu di Indonesia jangan sampai dihilangkan.

“Ya karena selain JasMerah (JAngan Sekali2 MELupakan SejaRAH), juga JasHijau(JANgan Sekali-kali HIlangkn JAsa Ulama),” ujar HNW dalam kicauannya di media sosial lewat akun terverifikasinya, kemarin, Jumat (13/10/2017) berdasarkan catatan Twitter.

Kicauan itu ia sampaikan menanggapi kicauan akun resmi ormas Muhammadiyah yang menandai (mention) akun HNW:

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“@hnurwahid : Kader Muhammadiyah Harus Bisa Memahami Akar Sejarah Keislaman dan Keindonesiaan,” twit @akun muhammadiyah, Kamis (12/10/2017), sambil melampirkan tautan berita dari laman resmi Muhammadiyah berisi pernyataan HNW tersebut.

Baca: Muhammadiyah: NKRI Anak Kandung Umat Islam Indonesia

Penelusuran hidayatullah.com, Sabtu malam (14/10/2017), pernyataan HNW tersebut disampaikan pada Seminar dan Lokakarya Nasional (Semloknas) gelaran Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS).

HNW diundang sebagai salah satu pemateri yang menjelaskan tentang 4 Pilar Kebangsaan di Kampus UMTAS, Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (12/10/2017).

Sosialisasi 4 Pilar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa pilar atau tiang penyangga negara haruslah kuat dari goncangan-goncangan yang muncul. Keempat pilar itu terdiri dari Pilar Pancasila, Pilar Undang-Undang Dasar 1945, Pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Pilar Bhinneka Tunggal Ika.

HNW dalam orasinya mengimbau agar generasi muda Indonesia bisa memahami sejarah Indonesia secara utuh, termasuk 4 pilar kebangsaan.

“IMM adalah generasi muda Indonesia dan sebagai mahasiswa Muhammadiyah mereka harus meyakini bahwa Indonesia adalah milik mereka.

Baca: Ketua MPR: Mosi Integral M Natsir Bukti Umat Islam Cinta NKRI

Mereka harus mengisi kemerdekaan Indonesia seperti yang dicontohkan oleh tokoh-tokoh besar Muhammadiyah, yaitu Ki Bagus Hadikusumo, Abdoel Kahar Moezakir, Kasman Singodimejo, dan lainnya,” jelas HNW kutip laman resmi tersebut.

Pemuda Muhammadiyah, lanjut HNW, harus memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tanpa melupakan sejarah.

“Generasi muda di masa kini orientasinya serba kekinian, serba yang akan datang, dan yang dulu dilupakan. Banyak generasi muda di masa kini yang tidak tahu mengenai sejarah Indonesia” ujarnya.

HNW berharap kader-kader muda Indonesia khususnya IMM bisa memahami akar sejarah keislaman, kemuhammadiyahan, dan keindonesiaan. Agar ke depan bisa menjadi bagian dari generasi yang tidak terbawa arus liberalisme, radikalisme, nihilisme, dan hedonisme.

“Kesemuanya itu tidak sesuai dengan prinsip-prinsip yang diwariskan oleh founding father dan founding mother Indonesia yang sebagian adalah tokoh-tokoh Muhammadiyah. Memahami 4 pilar kebangsaan itu sama dengan memahami Muhammadiyah,” pungkasnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:generasi muda IndonesiaHidayat Nur WahidHNWhubungan Islam dan IndonesiaIkatan Mahasiswa MuhammadiyahIMMJANgan Sekali-kali HIlangkn JAsa UlamaJAngan Sekali2 MELupakan SejaRAHJasHijauJasMerahMuhammadiyahNKRIPemuda Muhammadiyahpolitisi PKSsejarah Islam dan Indonesiasosialisasi 4 Pilar MPRulamaumat Islam di IndonesiaUMTASUniversitas Muhammadiyah TasikmalayaWakil Ketua MPR RI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas-Fatah Rujuk Disambut Positif DPR RI
Tulisan selanjutnya Ulama Perlakukan Benda Mati Seperti Makhluk Hidup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?