Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Abu Janda Persoalkan Hadits Bendera Rasulullah, Mahfud: Melanggar Tradisi Pesantren

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Desember 2017 22:41 10:41 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Desember 2017 22:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seharian ini, nama Permadi Arya alias Abu Janda, menjadi pembicaraan khusus di kalangan masyarakat termasuk warganet (netizen), bahkan banyak yang mencibir dan mem-bully-nya.

Itu terjadi setelah berlangsungnya acara diskusi “212: Perlukah Reuni?” program ILC di Hotel Borobudur, Jakarta, kemarin malam, Selasa (05/12/2017).

Dalam diskusi itu, Abu Janda menuding bahwa Reuni Alumni 212 di Lapangan Monas, Jakarta, Sabtu (02/12/2017) lalu, ditunggangi oleh salah satu ormas yang sudah dibubarkan, yaitu Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Acara yang harusnya sakral ini ditunggangi oleh ormas terlarang. Bendera HTI itu dibentangkan diarak-arak,” tudingnya.

Terkait bendera, hal itu dibantah oleh dai beretnis Tionghoa, Felix Siauw. Felix menjelaskan bahwa berdasarkan hadits, bendera bertuliskan dua kalimat syahadat berwarna putih dengan latar warna hitam adalah bendera Rasulullah.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Hadits tersebut dibacakan Felix beserta terjemahannya pada diskusi itu. Namun Abu Janda mempersoalkan hadits tersebut.

“Kalau kokoh Felix patokannya adalah hadits bendera itu yang saya tahu hadits itu baru ada 200 tahun setelah Rasulullah wafat, banyak yang dhaif, palsu juga,” sebut Abu Janda, pria yang hadir beratribut Barisan Ansor Serbaguna (Banser) meski mengaku datang atas nama pribadi.

Pernyataan Abu Janda tersebut pun dibantah oleh Pakar Hukum Tata Negara, Prof Mohammad Mahfud MD. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menjelaskan, hadits yang dibacakan Felix tersebut sudah dikembangkan dan diteliti secara resmi oleh Nahdlatul Ulama (NU).

“Sudah diteliti secara resmi dan masuk pada tingkatan mendekati shahih, dan hampir dipastikan itu bisa dipakai,” jelas Mahfud di Yogyakarta lewat telekonferensi.

“Itu tahu orang NU bahwa hadits itu ada 200 tahun setelah Nabi wafat, tapi di pesantren (hadits) ini dipercaya, dan sesudah diteliti ada tingkatannya,” jelas Mahfud juga.

Oleh sebab itu, katanya, jika mempersoalkan hadits bendera Rasulullah tersebut berarti melanggar tradisi pesantren.* Ali Muhtadin

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahfud: Buang-buang Waktu Bicarakan 212 Politik atau Bukan
Tulisan selanjutnya Erdogan pembagian vaksin Erdogan Menyeru OKI Gelar Pertemuan Darurat Respon Al Quds

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?