Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sejumlah Tugas Berat Mengadang Menkes Terawan

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2019 13:07 1:07 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 24 Oktober 2019 13:07
Bagikan
vaksin nusantara
Dokter Terawan Agus Putranto ditunjuk sebagai Menkes oleh Presiden Joko Widodo.
Bagikan

Hidayatullah.com– Di tengah kontroversi pengangkatannya sebagai Menteri Kesehatan oleh Presiden Joko Widodo, Dr Terawan Agus Putranto bakal menghadapi sejumlah tugas berat dalam 100 hari pertama masa jabatannya.

Mulai dari Angka Kematian Ibu (AKI) yang tinggi, angka stunting, hingga masalah iuran BPJS yang kian kompleks.

Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati mengungkapkan, ketiga tugas berat itu menunggu Menkes di depan mata.

“AKI masih tinggi, yaitu di angka 305 per 1.000 kelahiran hidup. Dengan kata lain, angka kematian ibu pada saat melahirkan sekitar 30%,” papar Mufida dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Baca: Komisi X: Mendikbud Nadiem Hadapi Tumpukan Masalah Pendidikan

Saat ini, lanjut Mufida mengutip data ASEAN Secretariat tahun 2018, Indonesia menempati posisi urutan kedua tertinggi setelah Kamboja.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Di negara-negara maju, berdasarkan data WHO, AKI rerata hanya di angka 12-14 per 100.000 kelahiran. Indonesia masih jauh tertinggal dari negara-negara lain di ASEAN dan dunia. “Karena itu, perlu kebijakan dan program yang komprehensif dari Menkes yang baru dilantik,” tandas Mufida.

Sementara itu, angka stunting juga menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bidang kesehatan di Indonesia.

Mufida mengungkap, data UNICEF pada 2018, Prevalensi Stunting Balita Indonesia tertinggi ketiga di ASEAN, setelah Laos dan Timor Leste.

“Angka stunting yang ditetapkan WHO adalah 20%. Sementara di Indonesia di angka 30,6% (2018), masih di bawah angka batas WHO,” jelasnya.

Baca: PKS: Naiknya Iuran BPJS Membebani Tukang Ojek dan Pekerja Lain

Tak kalah beratnya, tugas lain yang mengadang Terawan sebagai Menkes adalah masalah iuran BPJS yang makin kompleks. Sekitar 10,65 juta data peserta masih dalam masalah. Sementara mereka membutuhkan pelayanan kesehatan. Ia menilai ini bukan masalah sederhana.

Karena itu, Mufida menambahkan, Kemenkes di bawah pimpinan Menkes baru, harus segera turut andil menyelesaikan akar masalah yang menyebabkan terjadinya defisit keuangan di BPJS.

“Basisnya Root Cause Analysis. Tingkat kepatuhan pembayaran iuran BPJS yang belum optimal, harus dicari penyebabnya. Mulai dari akar masalahnya diselesaikan. Menaikkan iuran bukan solusi terbaik dan bukan solusi satu-satunya,” tandas Mufida.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BPJSDr Terawan Agus PutrantokemenkesKesehatanKurniasih MufidayatiMenkesmenteri Jokowistunting
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Komisi X: Mendikbud Nadiem Hadapi Tumpukan Masalah Pendidikan
Tulisan selanjutnya Jokowi Arahkan Para Menteri Debat Dalam Rapat, Bukan di Luar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?