Hidayatullah.com– Ulama kondang Ustadz Abdul Somad menyampaikan perihal integritas dalam kaitannya hubungan kepada Allah Subhanahu Wata’ala dan manusia, saat mengisi kajian zuhur di Masjid Al-Ikhlas, gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Selasa (19/11/2019).
UAS, sapaannya, hadir di gedung KPK mengenakan baju koko putih bermotif, dengan sorban merah di lehernya, dan berpeci hitam. Foto-foto ceramah UAS diunggah lewat akun Instagram resminya pantauan hidayatullah.com pada Selasa sore.
Selain soal integritas, UAS dalam ceramahnya juga mengingatkan umat agar berhati-hati dalam menjaga makanan atau pun minuman yang dikonsumsinya, jangan sampai sesuatu yang haram masuk ke tubuh.
“Makanan minuman menjadi darah daging. Akan ditanya di hadapan Allah,” ujar UAS. Ia melanjutkan, bahwa setiap daging di badan seseorang yang tumbuh dari yang haram, “(maka) tempatnya api neraka,” ujarnya masih dengan pakaian yang sama dalam unggahan videonya, Selasa ini.
UAS kepada wartawan setelah mengisi kajian tersebut mengatakan, dalam ceramahnya ia mengangkat tema tentang integritas.
“Bagaimana dalam Islam kita diajarkan sebesar biji sawi pun kecurangan akan dituntut di hadapan Allah Subhanahu Wata’ala,” jelasnya kutip INI-Net.
Dai yang berdomisili di Pekanbaru, Riau ini pun menegaskan bahwa mencegah orang dari perbuatan dosa merupakan inti dari ajaran Islam.
Kata UAS, Islam berani mengatakan tidak pada narkoba, tidak pada sogok, tidak pada risywah.
UAS dalam tausiyahnya banyak bertutur mengenai hubungan antara Allah dengan manusia.
“Tidak ada gunanya banyak ibadah kalau kita aniaya orang, kalau kita makan haram doa tidak dikabulkan Allah Subhanahu Wata’ala. Hanya terkait dengan hubungan kita dengan Allah Subhanahu Wata’alabaik habluminallah maupun habluminannas,” ujar Dai asal Asahan, Sumatera Utara ini.* (SKR)