Hidayatullah.com & Sahabat Al-Aqsa–Mavi Marmara, Laut Tengah—Saat ini, Mavi Marmara masih terus bergerak sesuai dengan arah yang ditetapkan menuju Gaza walaupun dengan sangat perlahan. Keadaan di kapal Mavi Marmara secara umum waspada. Sebagian besar peserta termasuk wartawan masih mengenakan pelampung.
Bulent menginstruksikan lewat pengeras suara kepada para penumpang kapal Mavi Marmara bagi mereka yang merasa letih untuk beristirahat dan kepada mereka yang bertugas untuk berjaga untuk tetap berjaga. Dia membenarkan bahwa kapal Mavi Marmara sedang dikepung oleh lebih dari dua kapal Israel dan ini berarti Israel melanggar hukum internasional. “Ini akan merugikan Israel sendiri”, ujar Bulent.
Bulent juga menyatakan bahwa hanya dengan izin Allah kapal Mavi Marmara bisa melewati semua ini dan meminta semua yang ada di kapal untuk melewati malam ini dengan beristirahat dan meneruskan doa-doa karena doa-doa orang-orang yang sedang mengadakan perjalanan akan dijawab Allah Ta’ala. “Selamat, karena malam ini doa-doa kita sejak berangkat dikabulkan Allah”, ujar Bulent. ”Silakan minta apa saja kepada Allah,” lanjutnya.
Bulent menutup pengumumannya dengan salam.(Sahabatalaqsha.com & Hidayatullah.com)