Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Karena Skandal, Sumbangan bagi Gereja Katolik Berkurang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2013 13:54 1:54 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Oktober 2013 13:54
Bagikan
Uskup Limburg, Tebartz van-Elst, jadi sorotan kritik
Bagikan

 

Hidayatullah.com–Pemborosan dana oleh uskup Limburg Tebartz van Elst menyulut kritik publik. Sumbangan masyarakat terhadap organisasi bantuan gereja sekarang turun.

Nama Tebartz van Elst sekarang membuat banyak anggota gereja yang kesal. “Memalukan!” kata seorang pria dari Bonn. Dia adalah anggota gereja yang mengaku rajin menyumbang. Tapi sekarang, dia tidak mau menyumbang lagi.

Uskup Limburg Tebartz van Elst punya gaya hidup mewah. Renovasi rumah dinasnya di Limburg menelan biaya lebih 30 juta Euro, padahalnya tadinya hanya dianggarkan sekitar 3 juta Euro. Tahun lalu, dia ke India untuk mengunjungi sebuah proyek sosial dan terbang dengan tiket kelas satu.

Sumbangan untuk Gereja Berkurang

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Organisasi bantuan Gereja Katolik, Caritas, sekarang cemas skandal ini bisa membuat masyarakat segan menyumbang. Ketua Caritas Peter Neher mengatakan kepada radio Deutschlandfunk, “Saya mendapat surat dari banyak orang yang mengatakan, mereka tidak mau lagi menyumbang untuk proyek sosial, karena skandal pemborosan di Limburg”.

Menurut Neher, Gereja Katolik saat ini mengalami krisis kepercayaan yang besar di tengah masyarakat. Sulit menghapuskan krisis kepercayaan ini. Ia menerangkan, uskup Tebartz van Elst telah menyebabkan “kerugian besar”, yang sekarang dirasakan juga oleh Caritas sebagai sebuah organisasi Katolik.

Barbara Wiegand dari Misereor, sebuah yayasan Katolik yang bergerak di bidang bantuan pembangunan, mengatakan kepada Deutsche Welle, “Kami juga menerima surat dari orang-orang yang marah karena kejadian itu.” Tapi ia tidak melihat dampak langsung pada sumbangan untuk Misereor. Juga tidak ada orang yang menyatakan akan menghentikan sumbangannya.

Berusaha Tetap Tenang

Johannes Seibel dari organisasi bantuan Missio juga menerangkan, sampai saat ini pihaknya tidak melihat jumlah sumbangan berkurang.

“Para pendukung kami bisa membedakan, proyek apa yang dilakukan gereja di seluruh dunia dan apa yang terjadi di daerah Limburg”. Ia menerangkan, memang ada diskusi tentang sepak terjang uskup Tebartz van Elst, tapi pekerjaan Missio tidak terganggu karena hal itu.

Organisasi bantuan Malteser juga belum mengamati dampak negatif. Jurubicara Maltetser Klaus Wallraf menerangkan, para penyumbang bisa membedakan, apa yang dilakukan organisasi bantuan dan apa yang terjadi di Limburg. “Saya tidak bisa membayangkan, bahwa keuskupan Limburg saat ini mendapat sumbangan,” katanya kepada Deutsche Welle.

“Proyek untuk anak-anak pengungsi Suriah tetap akan mendapat sumbangan,” kata Wallraf dengan yakin. Ia selanjutnya menerangkan, laporan keuangan organisasi bantuan dilakukan sangat transparan. Setiap penyumbang mendapat laporan keuangan itu. Menghadapi kasus Tebartz van Elst, Wallraf berharap semua orang tetap bisa menilai dengan jernih, proyek mana yang layak didukung.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bantuancaritasgerejasumbanganuskup
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Andi Mallarangeng Ditahan KPK, Khatib di Cipinang Sebut Koruptor Tidak Sabar
Tulisan selanjutnya Kemenag Akan Keluarkan Kebijakan Pemanfaatan Hewan Dam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?