Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Aneh, Goldstone Tiba-tiba Menarik Laporan Kejahatan Israel

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 7 April 2011 12:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Media Belanda menyebutkan, Ketua Tim Komite Pencari Fakta untuk Kejahatan Perang Israel di PBB Richard Goldstone dikabarkan telah menarik laporan yang berisi kejatan serangan Israel ke Jalur Gaza selama 2008-2009.

Dalam media itu disebutkan, tak ada bukti bahwa Israel melakukan kejahatan perang dalam serangan Gaza tahun 2008-2009. Kesimpulan tersebut adalah hasil penelitian Israel. Dan dengan itu, Richard Goldstone yang juga seorang ahli hukum asal Afrika Selatan diminta menarik laporannya mengenai Yerusalem.

Sebelumnya, dalam artikelnya di Washington Post, Goldstone mengindikasikan bahwa kalau negeri Zionis-Yahudi itu tidak sengaja menargetkan warga sipil “sebagai suatu kebijakan.”

“Saya menyesal bahwa misi pencari fakta kami tidak mempunyai bukti yang menjelaskan keadaan seperti kami duga warga sipil ditargetkan, karena hal itu kemungkinan mempengaruhi penemuan kami mengenai kesengajaan dan kejahatan perang,” kata Goldstone.

Sebagaimana diketahui, laporan Goldstone pernah mengakibatkan dunia internasional geram dan berakibat mengecam desakan menyeret Isael ke Mahkamah Pidana Internasional, Den Haag.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Serangan Zionis-Israel yang telah menewaskan lebih dari 1400 orang, termasuk lebih 500 anak dan perempuan. Dalam laporannya, dikatakan, Zionis dalam perang 22 hari di Jalur Gaza melakukan kejahatan perang dan tindakan anti-kamanusiaan.
Namun Zionis-Israel menolak bekerja sama dengan Goldstone dengan menggelar penyelidikan tersendiri yang melibatkan orang-orang dekatnya.

Parlemen Eropa

Sedangkan secara internasional, laporan Goldstone masih menimbulkan pro-kontra. Anggota parlemen Eropa Daniël van der Stoep dari partai anti-islam Belanda PVV ingin agar Parlemen Eropa secepatnya menarik tuntutan. Partai kanan populis PVV pimpinan Geert Wilders dikenal pro-Zionis-Israel.

Hans van Baalen, anggota Parlemen Eropa dari partai liberal konservatif Belanda VVD – yang juga partai pemerintah terbesar – sependapat dengan PVV. “Saya setuju dengan PVV bahwa laporan Goldstone sepihak, lagipula laporan itu sekarang ditarik lagi oleh penulisnya. Jadi resolusi Parlemen Eropa – yang juga ditentang VVD – harus ditarik.”

Di sisi lain, Van Baalen tak begitu saja percaya bahwa resolusi akan cepat ditarik. Banyak anggota Parlemen Eropa yang terlibat dengan resolusi. Menurut anggota parlemen ini, akan lebih pintar untuk kembali meneliti masalah Gaza berdasarkan pernyataan terbaru Goldstone.

“Buang saja resolusi tua itu dan lihatlah fakta-fakta baru. Mungkin itu akan membongkar banyak hal. Walaupun sayangnya Parlemen Eropa bukan teman Israel.”

Di bawah tekanan

Yang menarik, aktivis pro-Palestina Gretta Duisenberg, janda dari Direktur Bank Sentral Eropa di Belanda mengatakan, Goldstone ditekan untuk menarik kesimpulan sebelumnya.

“Saya tahu Goldstone dimusuhi. Ia bahkan dijuluki yahudi pengkhianat. Ia tak boleh datang ke pesta Bar Mitswa cucunya. Jadi ia benar-benar ditekan.”

Van Baalen tak percaya Goldstone menyerah di bawah tekanan. “Ia lelaki berani. Pada periode apartheid ia memerangi sistem itu di negaranya,” dikutip Radio Nederland.

Sungguh lucu, ribuan orang menjadi korban senjata-senjata kimia dari pesawat Zionis bisa saksikan secara jelas di layar TV masih disebut tidak sengaja.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelold migrateZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pendangkalan Aqidah: Antara Amar Ma’ruf dan Nasehat [1]
Tulisan selanjutnya Masyarakat Aceh Desak Pembubaran Aliran Sesat Milata Abraham

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?