Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

“Gelombang Islam” Dinilai Ancam Eksistensi Israel

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 29 November 2011 08:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pernyataan ini disampaikan Perdana Menteri (PM) Zionis-Israel, Benyamin Netanyahu, memperingatkan situasi masa depan yang membahayakan yang dihadapi entitas Israel, akibat meluasnya pemerintahan Islam di kawasan Arab dan Timur Tengah.

Dalam sidangnya dengan komite luar negeri dan keamanan parlemen, Senin (28/11/2011) Netanyahu menyatakan, gelombang Islam yang bergulir di dunia Arab membuat Israel menghadapi situasi yang tidak stabil.

PM Israel menyebutkan bahwa situasi ini bertepatan dengan makin dekatnya penarikan pasukan Amerika dari Iraq, dan berlanjutnya proses penyelundupan senjata Libia ke sejumlah pihak berbeda, ungkapnya.

Netanyahu melaporkan adanya kerjasama bilateral antara Washington dan Israel untuk menjamin stabilitas perdamaian yang telah dilakukan antara entitas Israel dengan Mesir.

Sumber-sumber di kementerian luar negeri Israel menepis isu yang dilansir koran Maarev yang melaporkan bahwa entitas Israel menyampaikan kepada Amerika terkait bahaya bertambahnya kekuatan Dewan Militer yang berkuasa di Mesir pimpinan Jendral Muhammad Husain Thantawi, dan kesalahannya meminta mantan Presiden Husni Mubarak meletakan jabatannya.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Simulasi serangan

Sementara itu, surat kabar Zionis-Israel, Ha’aretz menyebutkan sebuah batalyon khusus militer Israel yang diberi nama “Batalyon Gaza” terus melakukan latihan manuver simulasi untuk melancarkan operasi militer ke Jalur Gaza.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Zionis Israel Beny Gants, dalam pernyataannya seperti dikutip Pusat Informasi Palestina mengatakan hal ini sebagai apa yang dia sebut “kebutuhan Israel melakukan operasi militer ke Jalur Gaza. Gants mengatakan bahwa para tentara dari kesatuan “tehnik tempur” militer Israel harus melaksanakan latihan manuver simulasi masuk ke Jalur Gaza.

Dia menambahkan bahwa latihan difokuskan pada aktivitas di daerah-daerah berpenduduk, dengan memperketat pada ancaman-ancaman yang mungkin dihadapi militer Zionis Israel di Jalur Gaza, seperti jaringan terowongan. Dia menyatakan bahwa kendaraan kesatuan ini akan menjadi yang pertama kali masuk ke Jalur Gaza dan yang terakhir keluar.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMuslimold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Para Imam Inginkan Libya Terapkan Hukum Islam
Tulisan selanjutnya Serangan ke Iran dan Suriah Dinilai Ciptakan Perang Iraq Kedua

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?