Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Dituduh Terkait Hamas Guru Tidak Digaji Tahunan

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 18 Desember 2011 07:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang guru wanita di Tepi Barat mengatakan bahwa dirinya bekerja hampir empat tahun tanpa mendapatkan bayaran, setelah Otoritas Palestina menghentikan gajinya dengan alasan politik.

Maan melaporkan (17/12/2011), Hadiyya Daud mengatakan ia pertama kali mengetahui gainya tidak ditransfer ke rekeningnya sejak tahun 2008, empat tahun setelah dinyatakan layak oleh Kementerian Pendidikan untuk mengajar di sebuah sekolah di Qalqiliya.

Kementerian Pendidikan menyuruhnya ke Kementerian Keuangan, “yang mengatakan kepada saya bahwa gaji saya ditangguhkan, tapi saya tidak dipecat,” kata Hadiyya Daud kepada Maan.

Wanita itu diberitahu bahwa penangguhan gaji dilakukan karena ia diduga terkait dengan Hamas.

Hadiyya menyangkal tuduhan itu. Kepada pemerintah ia mengatakan tidak berafiliasi dengan partai politik apapun dan mengikuti semua peraturan Otoritas Palestina. Tapi, gajinya tetap saja tidak dicairkan, imbuhnya.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Menurut keterangan Bassam Naim, anggota serikat guru, puluhan pegawai negeri telah dipecat atau dimutasi dari pekerjaannya dengan alasan politis. Namun, menurutnya kasus Hadiyya Daud agak unik, karena hanya gajinya saja yang ditangguhkan dan tidak dipecat.

Naim mengatakan, kasus tersebut sedang ditindaklanjuti oleh serikat guru.

Hadiyya Daud telah mengadu kepada Presiden Mahmud Abbas dan Perdana Menteri Palestina di Ramallah Salam Fayyad, agar membantu pencairan gaji yang berhak diterimanya. Gaji itu “merupakan satu-satunya sumber penghasilan bagi saya, ibu dan saudara-saudara perempuan saya,” katanya.

Kepala sekolah tempat Hadiyya mengajar mengatakan, guru wanita itu tetap menjalankan tugasnya dengan baik meskipun tidak mendapatkan gaji selama hampir empat tahun ini.* 

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gedung dan Perpustakaan Institut Ilmiah Mesir Terbakar
Tulisan selanjutnya Ke Manakah Media Islam?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Izinkan Sejumlah Kapal Tanker Iraq Melewati Selat Hormuz

Berita
22 Agustus 2026 16:48
Bus Aparat Keamanan Suriah Meledak Dekat Damaskus
Iran Bidik Aset AS di Eropa Jika Trump Perluas Konflik
APCQP Perkuat Kolaborasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik untuk Palestina
Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan

Terbaru

  • “Saya Menyebarkan Berita Palsu,” aku Pejabat Komunikasi ‘Israel’
  • ‘Israel’ Cemas, Rudal Hipersonik Baru Turki Dinilai Jadi Ancaman Zionis
  • Cari Suara, Netanyahu Tegaskan ‘Israel’ Tak akan Biarkan Negara Palestina Berdiri
  • Operasi Penikaman Berhasil Lukai Warga ‘Israel’, Hamas: Itu Respon atas Kejahatan Zionis
  • MUI Soroti Pemblokiran Rekening Aktivis, Ingatkan Ancaman Penarikan Dana Massal
  • YLBH Hidayatullah Soroti Dugaan Kewajiban Lepas Hijab bagi Calon Kadet Putri Unhan
  • Sultan Perak Dorong Persaudaraan Muslim Redam Persaingan Politik
  • Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
  • MUI Ajak Penulis Dunia Ikut ISSA-Palestine 2026, Jadikan Sastra sebagai Suara Kemanusiaan
  • APCQP Perkuat Kolaborasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?