Hidayatullah.com–Seorang gadis cacat ditabrak mobil yang dikendarai oleh pemukim Yahudi, Kamis (12/01/2012) di dekat Masjid Ibrahimi, Hebron.
Kepala unit gawat darurat Palang Merah di Hebron kepada Maan mengatakan, Hiba Abdul Ghaffar sedang berjalan menuju sekolah saat tiba-tiba gadis berusia 13 tahun itu ditabrak mobil milik pemukim Yahudi.
Ghaffar, yang menggunakan kursi roda, menderita luka namun tidak parah dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Pemimpin PNI (Palestinian National Initiative) Mustafa Barghouti mengutuk serangan itu, yang disebutnya sebagai bukti bahwa “tidak akan ada keselamatan maupun keamanan tanpa mengakhiri pendudukan dan penjajahan atas tanah kami.”
Menurut Barghouti, Angham Kayed Omran, berusia 17 tahun, juga ditabrak pada hari Kamis oleh kendaraan milik warga Yahudi di Nablus, saat gadis itu sedang berjalan menuju sekolah.
Barghouti mengatakan, Zionis Israel bertanggungjawab atas kejahatan yang dilakukannya terhadap rakyat Palestina, seraya menegaskan bahwa pemukim Yahudi melakukan “perang kotor” di Tepi Barat.
Sekitar 800 pemukim Yahudi tinggal di antara 30.000 orang Palestina di kota Hebron, yang berada di bawah kendali Zionis Israel.
Laporan tentang kekerasan fisik atas warga Palestina oleh pemukim Yahudi adalah hal yang biasa terjadi di Hebron, wilayah Palestina yang diduduki Zionis dan merupakan gambaran kecil dari penderitaan rakyat Palestina di Tepi Barat.
Kekerasan fisik oleh pemukim Yahudi terhadap warga Palestina antara lain berupa pelemparan batu, air kotor dan juga tembakan senapan.*