Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pakar Swiss Segera Periksa Mayat Arafat

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Agustus 2012 09:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah laboratorium radiologi asal Swiss, hari Jumat (24/8/2012), mengatakan bahwa mereka sudah mendapatkan lampu hijau dari janda mendiang Yassir Arafat untuk memeriksa mayat pemimpin Palestina yang sudah dikubur dan akan segera terbang menuju Ramallah.

“kami menunggu surat resmi tertulis dari pengacara sebelum berangkat ke Ramallah untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata jurubicara laboratorium yang berada di Lausanne University Hospital Centre, Darcy Christen, kepada AFP.

Christen menjelaskan, waktu sangat penting dalam penyelidikan penyebab kematian Arafat itu, karena setiap 138 hari sisa-sisa jejak polonium –zat radioaktif yang diduga digunakan untuk meracuni Arafat– berkurang separuhnya. Wanita itu mengingatkan, pengurangan jejak polonium sudah terjadi 20 kali sejak Arafat dinyatakan meninggal dunia dalam usia 75 tahun pada 11 Nopember 2004.

Otoritas Palestina juga telah memberikan izin untuk pembongkaran makam Yassir Arafat guna mengambil sampel mayat yang akan diperiksa.

Polonium adalah zat radioaktif yang jarang ditemukan di luar lingkungan militer dan sains.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Polonium pernah digunakan untuk membunuh mantan mata-mata Rusia yang kemudian menjadi pengritik keras Kremlin, Alexander Litvinenko, yang tewas tahun 2006 setelah menyeruput minuman teh di sebuah hotel di London.

Arafat meninggal dunia di sebuah rumah sakit militer di Prancis setelah dirawat selama beberapa waktu. Pihak rumah sakit dan pemerintah Prancis hingga saat ini menolak untuk mengungkapkan kondisi kesehatan Yassir Arafat yang sesungguhnya selama dirawat dan apa penyebab kematian tokoh PLO itu. Prancis berlindung di balik undang-undang kerahasiaan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Puas Dinyatakan Waras, Anders Breivik Tidak Banding
Tulisan selanjutnya Mesir Buka Perbatasan Rafah Secara Penuh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?