Hidayatullah.com–Kementerian Dalam Negeri Palestina mengatakan bahwa otoritas Mesir telah memberitahukan pihak Palestina untuk membuka perbatasan Rafah sepanjang pekan, kecuali Jum’at dari kedua arah, dimulai dari hari Ahad ini (26/8/2012), lansir Aljazeera.
Dengan demikian, aktivitas di penyeberangan Rafah kembali seperti semula, sebelum terjadinya peristiwa penyerangan terhadap tentara Mesir di Sinai pada bulan ini yang menewaskan 16 orang.
Pasca penyerangan tersebut, perbatasan Rafah ditutup secara penuh. Kemudian dibuka kembali beberapa hari tertentu hanya untuk urusan kemanusiaan.
Seperti yang dikutip oleh kantor berita Jerman dari sumber-sumber keamanan, bahwa perbatasan Rafah telah dibuka untuk orang Palestina dan dari kedua pihak sejak Sabtu pagi.
Sekitar setengah juta orang Palestina melintasi Rafah sejak Revolusi 25 Januari hingga sekarang, dan itu dari kedua belah pihak.