Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Zionis: Tanpa Andalkan F-16, tak Mungkin Tentara Israel bisa Masuk Gaza

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2014 15:13 3:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Agustus 2014 15:13
Bagikan
Dengan peluru-peluru sebesar ini dari F16 bantuan AS, tentara Israel berani menyerang Gaza
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang perwira senior Zionis mengatakan, sekiranya tidak ada operasi militer dari udara melalui pesawat mata-mata yang membawa rudal, pesawat F-16 dan F-15, dipastikan pasukan artileri dan infanteri tidak bisa maju, tak satu tentara

“Sebelum pasukan artileri dan infanteri masuk ke Jalur Gaza, pesawat F-16 dan F-15 menjatuhkan ribuan bom yang beratnya antara 1 dan 1,5 ton serta 250 kg ke wilayah yang pada bangunan penduduk yang terletak antara pagar perbatasan sebagai tahap awal untuk menghancurkan terowongan-terowongan dari udara,” ujar perwira yang tak disebut namanya dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC).

Setelah serangan ke wilayah perbatasan itu juga pasukan infanteri belum maju setelah mengetahui kenyataan luar biasa tentang terowongan-terowongan tersebut. Maka pesawat-pesawat udara Zionis kembali melancarkan serangan di baris pertama dari bangunan-bangunan penduduk untuk melapangkan pasukan darat masuk ke Jalur Gaza. Aksi serangan ini membutuhkan waktu sekitar 10 hari sampai pasukan darat diizinkan maju dan masuk ke Jalur Gaza.

Masih menurut perwira senior Zionis, dalam operasi darat yang pertama, terjadi sangat lambat. Tank-tank hanya bisa maju tiga meter dalam tiga jam. Artinya, hanya bisa maju satu meter dalam satu jam. Hal itu dikarenakan khawatir akan bom ranjau yang ditanam orang-orang bersenjata Palestina di dalam drum.

Setelah pasukan maju menuju bangunan-bangunan penduduk di sepanjang perbatasan Jalur Gaza, maka dikerahkan kesatuan bom dan dinamit untuk menghancurkan seluruh bangunan dengan menyisakan sejumlah bangunan untuk dijadikan sebagai tangsi militer untuk para sniper dan untuk beristirahat para prajurit Zionis.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat
IDF_lari
tentara Israel lari menjauh dari Gaza saat keputusan penarik pasukan darat dari Gaza

 

“Orang-orang bersenjata Palestina memerangi kami secara berhadap-hadapan dan kami tidak mengatahui dari mana mereka keluar. Tidak semua yang menyerang prajurit kami secara berhadap-hadapan. Mereka keluar dari terowongan-terowongan yang kami tidak tahu dari mana mereka keluar. Serangan udara ke rumah-rumah sangat intenrif dan massif. Tak ada yang tersisa di permukaan tanah. Sekiranya angkatan udara tidak turun tangan dan pesawat-pesawat F-16 turut serta dalam pertempuran dengan para pejuang bersenjata Palestina secara berhadap-hadapan, dipasatikan tidak ada seorang pun dari serdadu Zionis yang keluar hidup-hidup dari Jalur Gaza,” ujarnya dikutip PIC.

“Sampai hari-hari terakhir, peran utama dimainkan oleh pesawat tempur untuk menjamin keamanan keluarnya pasukan artileri dan infanteri dan Jalur Gaza. Sekiranya bukan karena pesawat-pesawat tersebut tentulan pasukan infanteri tidak bisa keluar dari Jalur Gaza dengan selamat.”

Sebelum ini, politikus Israel dan peneliti dalam bidang sejarah Timur Tengah Gershon Baskin menegaskan, gerakan pejuang Hamas tidak akan meyerah dan tidak akan mengibarkan bendera putih meski hanya tersisa satu pejuang, satu senapan, dan satu roket.

Menurutnya, para pejuang Hamas akan berjuang menghadapi kematian tanpa rasa gentar dan takut dan mereka lebih siap mati demi negeri, agama dan Tuhan mereka, tegas Baskin.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bomgazaHAMASisraelpalestinaPalestina DiserangZionisZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Jenderal Israel sebut Hamas Makin Kuat
Tulisan selanjutnya Megadeth Batalkan Konser di Tel Aviv

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?