Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas Diundang Raja Saudi, Bantah Mediasi Ikhwanul Muslimin Yaman

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Maret 2015 19:49 7:49 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Maret 2015 19:49
Bagikan
Biro Politik HAMAS, Khalid Misy'al
Bagikan

Hidayatullah.com–Sumber politisi di gerakan Gerakan perlawanan Islam (HAMAS) membantah isu menjadi mediator mediator antara ketua biro politik Hamas Khalid Misy’al dengan Raja Saudi yang baru Raja Salman bin Abdul Aziz terkait politik Yaman.

Dalam pernyataan persnya, hari Senin (16/03/2015) yang dilansir PIC menyebutkan, informasi yang tersebarkan di sejumlah media dalam kaitan ini dinilai tidak benar.

Sebelumnya sejumlah sumber melansir berita tentang adanya upaya dari mediator untuk gerakan Al Ikhwan Al Muslimun Yaman untuk memfasilitasi pertemuan antara Khalid Misy’al dan Riyadh.

Namun Hamas menegaskan pertemuan ini murni atas undangan Kerajaan Saudi Arabia menyusul kondisi Yaman yang kian mengkhawatirkan dan berdampak pada kesetabilan negara-negara Teluk, ungkapnya.

Dikutip Al-Sharq, hari Senin (16/03/2015) ini,  Khalid Misy’al, berkunjung ke Riyadh atas undangan Raja Salman.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Seorang tokoh di Hamas, Dr Mahmoud Al-Zahar membenarkan undangan Saudi pada Hamas ini.

“Saudi adalah pemimpin negara-negara Teluk, sekaligus negara terkuat di kawasan Timur Tengah. Saudi saat ini sedang berusaha membina hubungan baik dengan Hamas,” ujarnya.

Menurut Zahar, Hamas sangat berkepentingan mempunyai hubungan baik dan stabil dengan Saudi.

Dalam sebuah pernyataan terbaru belum lama ini, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz  menegaskan Saudi sedang berusaha dengan segala cara dan sarana agar orang-orang Palestina mendapatkan hak-haknya yang sah, termasuk mendirikan negaranya merdeka dengan Ibu Kota al Quds.

“Kebijakan luar negeri kerajaan berkomitmen untuk senantiasa berpegang teguh pada rambu-rambu agama kami yang hanif, yang mendukung perdamaian, sesuai dengan sejumlah prinsip-prinsip, utamanya adalah konsistensi kerajaan untuk terus komitmen dengan kesepakatan-kesepakatan, perjanjian-perjanjian dan piagam-piagam internasional, termasuk di antaranya adalah menghormati prinsip kedaulatan dan menolak setiap upaya campur tangan dala urusan internal kami,” demikian  disampaikan Raja Salman dalam sebuah pidato hari Selasa (10/03/2015) malam di Riyadh, dikutip PIC.

Berbeda dengan pendahulunya, mendiang Raja Abdullah yang keras memusuhi gerakan Al Ikhwanl al Muslimun, Raja Salman bin Abdul Aziz  dinilai lebih berkompromi dengan Ikhwan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al ikhwan al muslimunHAMASikhwanIkhwanul MusliminSaudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perkataan Rasulullah Mudah Dihafal
Tulisan selanjutnya Komite Saudi Berupaya Selamatkan 123 Terpidana Mati

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?