Hidayatullah.com–Tentara Israel telah meningkatkan langkah militernya di perbatasan dengan Jalur Gaza setelah para demonstran berkumpul di sana untuk Long March “Kembali ke Palestina” yang Terjajah, demikian lapor Quds Press.
Menurut laporan militer untuk situs berita Wallah, pasukan penjajah itu Israel sedang mempersiapkan demonstrasi lain yang direncanakan untuk akhir minggu ini dan telah mengeluarkan instruksi pada tentaranya untuk menembak pada warga Palestina yang bersenjata hingga 300 meter dari pagar perbatasan.
Wartawan militer juga mengatakan bahwa instruksi itu meliputi perintah untuk menembak setiap demonstran yang memasuki jarak 100 meter dari pagar perbatasan.
Baca: Israel Tempatkan 100 Penembak Jitu di Perbatasan Hadapi Demonstran
Pasukan Israel membangun barikade pasir dan menempatkan lebih banyak pagar berduri dan berencana untuk menangkap setiap warga Palestina di Gaza yang melintasi perbatasan.
Sumber-sumber juga mengatakan, menurut Quds Press, bahwa pasukan Israel telah mengamati pos-pos Hamas di perbatasan, menuduh Hamas sedang melakukan aktivitas lain di samping kamp-kamp demonstran untuk menghalangi aksi tentara Israel.
Baca: [Video] Sniper Israel Gembira Tembak Remaja tak Bersalah
Para demonstran Palestina di Gaza telah mengumpulkan ribuan ban dan menempatkannya di sepanjang perbatasan yang nantinya akan dibakar ketika demonstrasi Jumat untuk menghalangi pandangan tentara Israel.
Mereka juga telah mengumpulkan pecahan kaca dan cermin untuk melemahkan kemampuan para penembak jitu dalam menarget para demonstran.
Pada Senin, meski menuai kritik internasional dan regional, pasukan Israel menegaskan mereka tidak akan menghentikan perlakuan kejamnya pada demonstran Palestina yang tidak bersenjata.*/ Nashirul Haq AR