Hidayatullah.com–Konvoi solidaritas “Miles of Smiles 16” berhasil tiba di Jalur Gaza pada Sabtu (29/09/2012) dengan membawa 38 aktivis solidaritas dan obat-obatan yang sangat dibutuhkan di wilayah pesisir yang dalam kondisi terblokade itu.
Dr Isam Yousef, koordinator konvoi Miles of Smiles menyatakan, semua anggota konvoi yang berasal dari Mesir, Yordania, Bahrain, Lebanon, dan Afrika Selatan itu berhasil masuk Gaza melalui Terminal Perbatasan Rafah, antara Jalur Gaza dan Mesir.
Ia mengatakan, pasokan medis dan obat-obatan, yang bernilai satu juta Dolar AS, akan diserahkan ke rumah sakit dan pusat kesehatan. Semua perlengkapan dan obat-obatan itu dibeli dari Mesir.
Anggota konvoi akan tinggal di Gaza selama beberapa hari untuk mendistribusikan pasokan medis.
Ahmad Al-Kurdi, mantan Menteri Tenaga Kerja dan Sosial di Gaza, menyatakan, terdapatnya sejumlah konvoi solidaritas pertanda yang jelas bahwa orang-orang Arab dan aktivis internasional bersikeras menantang pengepungan ilegal oleh Zionis Israel terhadap wilayah pesisir itu.
Ia menambahkan, Miles of Smiles merupakan kontributor utama dalam membantu warga Palestina di Gaza, “dan berhasil menarik senyum pada wajah ribuan warga yang menderita di bawah serangan terus-menerus Israel, dan pengepungan ilegal Israel”.
Perjalanan yang dilakukan oleh Miles of Smiles memasuki Jalur Gaza melalui Mesir tidak mudah. Terdapat penundaan berulang-ulang yang dilakukan otoritas perbatasan Mesir. Demikian diberitakan laman IMEMC-News, Minggu (30/09/2012).
Konvoi Miles of Smiles pertama berhasil masuk ke Jalur Gaza pada pertengahan November 2009, setelah terlunta-lunta di Mesir dekat Terminal Perbatasan Rafah selama 25 hari. Semua aktivitas konvoi Miles of Smiles akhirnya berhasil masuk Gaza, meski selalu menghadapi berbagai rintangan dan penundaan.*