Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Gaza Alami Krisis Ekonomi, Tapi Panen Kurma Berlimpah

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 September 2018 06:23 6:23 am
Ahmad
Dipublikasikan 26 September 2018 06:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kementerian Pertanian di Gaza meresmikan dimulainya musim panen kurma, di tangah produksi melimpah, namun permintaan dan pemasaran lemah karena blokade dan meningkatnya kemiskinan.

Wakil Menteri pertanian di Gaza, Ibrahim al Qudra, sepeti dikutip Palestine Information Centre (PIC) mengatakan, musim panen kurma tahun ini cukup baik, meski cuaca panas mempercepat masa panen dua pekan dari waktu seharusnya.

Musim panen hadir lebih awal, meski kondisi perekonomian lagi sulit, namun kondisi ini menghadirkan ide pemasaran di tingkat lokal. Terdapat 12 ribu ton produksi kurma merah dari area seluas 11 ribu 500 acre, 8 ribu acre di antaranya tengah berbuah.

Kementerian bertugas memantau para petani dan memberikan pengarahan agar menghasilkan panen yang baik, dan melarang impor tangkai kuning saat ini, sampai tangkai merah dipasarkan.

Baca: Hati-hati Beli Kurma Israel! 

Sementara petani Abu Antar Barkah berusia 50 tahun merasa pesimis bisa memasarkan hasil pertaniannya, di tengah krisis ekonomi yang menerpa Gaza akibat blokade penjajah ‘Israel’ terhadap Gaza yang telah berlangsung selama 12 tahun lebih.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Krisis ekonomi menerpa semua sektor kehidupan di Gaza, dan menyebabkan tingkat pengangguran bertambah. Sejumlah upaya tengah dilakukan untuk mencabut blockade, termasuk pawai kepulangan akbar yang digelar sejak 30 Maret di perbatasan Timur Gaza, dan sejumlah dialog yang dilakukan faksi Palestina dengan sponsor Mesir, namun belum membuahkan hasil.

Baca: Boikot Kurma Israel adalah Panggilan Keimanan 

Investasi Menjanjikan

Makmun Jasser, ketua Asosiasi Petani Kurma Palestina, namun menjadi perhatian dan mengalami pengembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Sektor perkebunan kurma di Palestina sedang mengalami perkembangan dalam produksi dan penyerapan tenaga kerja, membuka pasar-pasar baru dan swasembada, sebuah sektor yang patut mendapat perhatian. Sektor ini merupakan minyak Palestina berikutnya, dan akan meningkatkan tingkat pendapatan bruto nasional,” kata Jasser kepada PIC belum lama ini.

Jasser menekankan bahwa kurma Palestina di ekspor ke 20 negara, yang terakhir ke Indonesia, yang menerima kurma Palestina tanpa memberlakukan cukai untuk mendukung petani Palestina.

Baca: Inilah Rahasia Mengapa Nabi Merekomendasi Buah Kurma 

Para petani di Lembah Yordan saat ini telah meningkatkan penanaman kurma dan perhatiannya pada sektor ini. Hassan Natsheh, Direktur Departemen Pengembangan Pertanian di Kementerian Pertanian Palestina, mengatakan bahwa sektor perkebunan kurma di Lembah Yordan, terutama di utara, mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang signifikan.

Dia menyatakan bahwa sektor ini mencakup sekitar 370 ribu pohon kurma. Kondisi yang membutuhkan lebih banyak tenaga kerja. Jumlah kebutuhan tenaga kerja di sektor ini sekitar 6.200 pekerja dan buruh. Diperkirakan jumlahnya akan meningkat di tahun-tahun mendatang sekitar 12 ribu pekerja sampai 17 ribu pekerja.

Dalam sebuah wawancara eksklusif kepada PIC, Natsheh mengatakan, “Tingkat produksi kurma dari wilayah Palestina pada 2017 mencapai 17 ribu ton. Sementara produksi tahun 2018 ini diperkirakan akan meningkat hingga 20 ribu ton.”

Kurma yang dihasilkan para petani Lembah Yordan mejadi pesaing utama kurma yang dihasilkan para petani ‘Israel’. Di mana kurma Palestina dijual dengan harga kurang 20-30% dari harga kurma ‘Israel’.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Blokadegazaisraelkrisis ekonomikurma
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktivis Palestina Membahas Boikot Nasional Produk AS
Tulisan selanjutnya Kasus Dugaan Penghinaan HRS, Pelapor Jalani Pemeriksaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?