Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Mufti Besar Al Quds Mengundurkan Diri dari Forum Perdamaian UEA, Menyusul Normalisasi dengan ‘Israel’

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 27 Agustus 2020 12:36 12:36 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 27 Agustus 2020 10:59
Bagikan
Mufti Al-Quds Muhammad Hussain
Bagikan

Hidayatullah.com—Mufti Agung Al-Quds (Yerusalem) Muhammad Hussein mengundurkan diri dari forum yang berbasis di UEA yang bertujuan untuk “mempromosikan perdamaian” pada hari Rabu (26/08/2020). Hal itu merupakan pengunduran diri yang kedua dalam beberapa hari terakhir, menyusul dukungan publik dari organisasi mengenai normalisasi antara negara Teluk dengan ‘Israel’.

Muhammad Hussein mengumumkan pengunduran dirinya dari Forum untuk Mempromosikan Perdamaian di Masyarakat Muslim (FPPMS) selama konferensi pers publik, kantor berita Wafa melaporkan.  Dalam pernyataannya, Hussein mengatakan:

“Normalisasi adalah tusukan di punggung Palestina dan umat Islam, dan pengkhianatan terhadap tanah suci umat Islam dan Kristen di Yerusalem,” katanya Syeikh Hussein.

Minggu lalu, FPPMS mengeluarkan pernyataan yang sekarang dihapus yang mengklaim normalisasi akan “menghentikan Israel dari memperpanjang kedaulatannya atas tanah Palestina” dan merupakan sarana untuk “mempromosikan perdamaian dan stabilitas di seluruh dunia”. Sementara para pejabat Emirat memuji normalisasi sebagai cara yang berhasil untuk mencegah pencaplokan dan mendukung solusi dua negara.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berulang kali menekankan bahwa dia tetap “berkomitmen untuk melanjutkan pencaplokan Tepi Barat”.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Hussein sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan yang mengutuk kesepakatan itu, dan pekan lalu mengeluarkan sebuah pernyataan yang melarang Muslim dari UEA untuk mengunjungi dan shalat di Masjid Al-Aqsha (dalam kondisi saat ini).

Pada hari Ahad (2308/2020), aktivis Muslim-Amerika Aisha al-Adawiya juga menyatakan pengunduran dirinya dari FPPMS sebagai akibat dari pernyataan yang mendukung normalisasi dengan ‘Israel’. Adawiya mengatakan topik normalisasi tidak pernah diangkat pada pertemuan dewan baru-baru ini dan bahwa “tidak ada mufakat tentang dukungan apa pun untuk kesepakatan UEA dengan ‘Israel’”.

“Sebagai hasil dari pelanggaran kepercayaan dan konsisten dengan nilai-nilai saya, saya mengumumkan pengunduran diri saya,” katanya dalam sebuah unggahan Facebook. Anggota forum lainnya, termasuk penasihat pengadilan kerajaan Kuwait Abdullah al-Matouq, menyatakan berlepas diri dari pernyataan forum tersebut.

FPPMS dibentuk pada tahun 2014 dan dipimpin oleh seorang ulama yang tinggal di Saudi dan pernah menjadi politisi di Mauritania, Abdullah bin Bayyah. Di bawah perjanjian UEA-‘Israel’ yang ditandatangani Kamis (13/08/2020) lalu, ‘Israel’ mengatakan akan menangguhkan rencana pencaplokan bagian-bagian Tepi Barat yang diduduki, sebuah konsesi yang disambut oleh Eropa dan beberapa pemerintah Arab pro-Barat, tetapi dijauhi oleh Palestina.

Namun, Netanyahu telah mengatakan pada publik ‘Israel’ bahwa rencana pencaplokan hanya ditunda untuk sementara. Kelompok-kelompok Palestina secara terbuka mengecam kesepakatan itu, mengatakan bahwa hal itu merupakan tikaman dari belakang dan tidak membantu apapun dalam kepentingan Palestina*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mufti Al-QudsMufti Baitul MaqdispalestinaUEA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penjara Seumur Hidup Tanpa Bebas Bersyarat untuk Pelaku Pembantaian 51 Muslim di New Zealand
Tulisan selanjutnya Konsep Khilafah menurut Al-Quran dan Sunnah (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?