Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

‘Israel’ Lelang Pemukiman di Tanah yang Dicaploknya

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 19 November 2020 21:30 9:30 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 19 November 2020 21:30
Bagikan
permukiman yahudi
Pemukiman Yahudi di Modiin Illit (latar belakang) dan tembok Israel (latar depan) di desa Bilin di Tepi Barat yang diduduki negara penjajah Israel (20/03/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com — Otoritas Pertanahan ‘Israel’ mengadakan tender pada 15 November, untuk 1.257 unit rumah baru yang akan dibangun di Yerusalem Timur di Givat Hamatos. Tender tersebut mengundang perusahaan untuk mengajukan proposal pembangunan apartemen terjangkau dengan tenggat waktu 18 Januari 2021.

Zionis telah memajukan proyek pembangunan Givat Hamatos selama beberapa waktu sekarang. Bersama dengan pemukiman Yahudi terdekat, Gilo dan Har Homa, ketiga pemukiman itu akan memperkuat cengkraman Zionis atas Yerusalem Timur.

Pada Februari 2020, menjelang pemilu Maret, Gembong Zionis Benjamin Netanyahu mengunjungi Har Homa, berjanji untuk membangun rumah di sana dan di Givat Hamatos. “Kami menghubungkan Yerusalem. Kami menghubungkan semua bagian dari Yerusalem yang bersatu, Yerusalem yang dibangun kembali,” kata Netanyahu.

Komisioner Tinggi Urusan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell men-tweet setelah tender diterbitkan bahwa ia “sangat khawatir dengan keputusan ‘Israel’ untuk membuka tender untuk pemukiman baru di Givat Hamatos. Bangunan akan sangat merusak prospek solusi dua negara sejalan dengan hukum internasional. Kami meminta Israel untuk membatalkan langkah negatif ini.”

Perwakilan Uni Eropa yang mengunjungi situs itu pada pagi hari tanggal 16 November terpaksa pergi setelah ekstrimis Yahudi melabrak mereka dan menyebut mereka anti-Semit. Delegasi Uni Eropa menyatakan keprihatinannya atas proyek tersebut, menyatakan bahwa itu akan menjadi pemukiman terbesar dari jenisnya dalam 23 tahun yang akan dibangun di daerah yang dianggap sebagai wilayah Palestina oleh hukum internasional.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Utusan PBB untuk Timur Tengah Nickolay Mladenov juga mengatakan hari ini dia “sangat prihatin” dengan niat ‘Israel’ untuk memajukan pembangunan permukiman ‘Israel’ di Yerusalem timur.  Pelelangan itu juga dianggap sebagai penghinaan terhadap masa depan pemerintahan Joe Biden.

Selama kunjungan tahun 2010 oleh Biden, yang saat itu menjadi wakil presiden, ‘Israel’ mengumumkan pembangunan 1.600 unit di Rama Shlomo, lingkungan Yahudi Yerusalem timur lainnya. Pengumuman tersebut menimbulkan kemarahan dalam pemerintahan Barack Obama, dengan Biden secara terbuka memarahi ‘Israel’ atas rencana tersebut.

Bereaksi terhadap publikasi tender, kelompok anti-pendudukan Peace Now menuduh pemerintah Netanyahu mengambil keuntungan dari hari-hari terakhir pemerintahan Donald Trump. “Ini adalah pukulan besar bagi prospek perdamaian dan kemungkinan solusi dua negara. Pemerintah Netanyahu-Gantz ini didirikan untuk melawan virus corona, tetapi justru memanfaatkan minggu-minggu terakhir pemerintahan Trump untuk menetapkan fakta di lapangan yang akan sangat sulit diurungkan untuk mencapai perdamaian. Tender ini masih bisa dihentikan. Kami berharap mereka yang masih memiliki rasa tanggung jawab untuk masa depan kita akan melakukan apa yang mereka bisa untuk membatalkan tender sebelum tawaran diajukan, ”kata kelompok tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelpalestinapemukiman IsraelZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pastor Jutawan Shepherd Bushiri Tersangka Pencucian Uang Menyerahkan Diri
Tulisan selanjutnya Pengadilan Swedia Cabut Keputusan Pemkot yang Larang Penggunaan Hijab di Sekolah Dasar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Berita
28 Agustus 2026 09:48
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?