Hidayatullah.com — Israel pada Senin berdalih pihaknya “secara tidak sengaja” menembak mati Jana Zakarneh, gadis Palestina berusia 16 tahun, saat menyerbu kota Jenin pada Ahad (11/12) malam. Jenin, merupakan kota di Tepi Barat yang diduduki Israel di mana puluhan orang Palestina dibunuh Zionis dalam beberapa bulan terakhir.
Tentara Israel dalam pernyataannya mengklaim mereka ditembaki saat operasi penangkapan malam. Tentara Zionis menuju Jenin untuk menangkap tiga orang Palestina.
“Gadis yang terbunuh itu terkena tembakan yang tidak disengaja yang ditujukan kepada orang-orang bersenjata di sebuah atap di daerah tempat pasukan itu ditembakkan,” kata pernyataannya dilansir Arab News pada Selasa, menambahkan bahwa tidak ada tentara yang terluka.
Jana Zakarneh, gadis Palestina berusia enam belas tahun, sedang sendirian di atap rumahnya pada Ahad malam saat dia menjadi sasaran penembak jitu Israel yang ditempatkan di sebuah bangunan kosong, kata kerabatnya kepada AFP.
“Dia naik (ke atap) untuk mengambil kucingnya dan tidak pernah kembali, jadi saudara laki-lakinya pergi mencarinya; dia membuka pintu dan menemukan Jana terbaring di sini terlentang,” kata Yasser Mahmoud Zakarneh, 28, paman Jana.
Menggambarkan luka keponakannya, dia berkata bahwa Jana “ditembak dengan empat peluru di titik-titik mematikan: di kepala, di wajah, dan dua kali di dada. Mereka benar-benar telah membunuh masa kanak-kanak.”
Kucing milik Jana, berwarna putih, berjalan mengitari atap di mana nampak genangan darah dan pitang kuning yang menandai lubang peluru yang merenggut nyawa Jana.
Tiga warga Palestina terluka dalam serangan Israel, menurut Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina yang petugas medisnya beroperasi di daerah tersebut.
Israel telah menduduki Tepi Barat sejak Perang Enam Hari 1967. Menteri pertahanan negara itu, Benny Gantz, mengatakan pada hari Senin bahwa tentara “tidak sengaja menembak orang yang tidak terlibat.”
Hussein al-Sheikh, seorang pejabat senior Palestina, meminta “badan regional dan internasional untuk segera menyelidiki eksekusi” Jana Zakarneh.
Pasukan Israel telah melancarkan serangan hampir setiap hari di Tepi Barat utara sejak serangan perlawanan mematikan yang dilakukan oleh warga Palestina yang menargetkan Yahudi Israel awal tahun ini.
Setidaknya 150 warga Palestina telah tewas dibunuh Zionis pada tahun ini di seluruh Palestina, baik di kota Yerusalem dan Tepi Barat. Sebanyak 49 warga Palestina lainnya tewas dalam serangan udara tiga hari Israel di Gaza pada bulan Agustus.
Militan, anak-anak berusia 12 tahun dan jurnalis veteran Palestina-Amerika Shireen Abu Akleh termasuk di antara lebih dari 40 warga Palestina yang tewas di daerah Jenin selama operasi Israel tahun ini.
Setelah keponakannya meninggal, Zakarneh berkata “tidak ada cara untuk selamat” selama penggerebekan Israel yang sering terjadi.
Aksi demo solidaritas dilakukan di Jenin setelah pembunuhan gadis itu, mendorong pemilik toko untuk menutup toko mereka. Para pelayat berkumpul untuk pemakaman, dengan ranting zaitun diletakkan di tubuhnya yang dibungkus dengan bendera Palestina.*
Zaman Revolusi Media | Media lemah, da’wah lemah, ummat ikut lemah. Media kuat, da’wah kuat dan ummat ikut kuat
Langkah Nyata | Waqafkan sebagian harta kita untuk media, demi menjernihkan akal dan hati manusia
Yuk Ikut.. Waqaf Dakwah Media
Rekening Waqaf Media Hidayatullah:
BCA 128072.0000 Yayasan Baitul Maal Hidayatullah
BSI (Kode 451) 717.8181.879 Dompet Dakwah Media