Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Rabi ‘Israel’ Serukan Pengangguran untuk Tidak Jadi Tentara

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 16 Desember 2024 00:31 12:31 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 16 Desember 2024 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Mantan kepala Rabi Yahudi Sephardi, Yitzhak Yosef, menyerukan agar pemukim ‘Israel’ yang menganggur untuk tidak bergabung dengan militer di tengah penolakan penganut Yahudi ultra Ortodoks terhadap wajib militer.

Daftar isi
  • Buat Marah Pejabat ‘Israel’
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Bahkan orang yang menganggur pun tidak boleh bergabung dengan tentara,” kata Yosef, pemimpin spiritual Partai Shas, sekutu utama dalam pemerintahan Israel, dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Israel Channel 13.

Dia mengatakan bahwa siswa sekolah agama “masuk tentara dan hancur. Mereka semua menjadi sekuler.”

Partai Shas dan United Torah Judaism, yang mewakili kaum Yahudi religius di pemerintahan, telah lama mendorong pengecualian wajib militer bagi kaum Yahudi ultra-Ortodoks, atau Haredi.

Kaum Yahudi Haredi mengatakan bahwa peran utama mereka dalam hidup adalah mempelajari Taurat dan menolak wajib militer, meskipun keputusan dari Mahkamah Agung ‘Israel’ pada bulan Juni yang mewajibkan wajib militer bagi mereka, seperti halnya pemukim ‘Israel’ lainnya.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Buat Marah Pejabat ‘Israel’

Seruan rabi tersebut memicu reaksi keras dari dalam politik ‘Israel’, baik dari koalisi penguasa maupun dari oposisi.

Menteri Pendidikan Yoav Kisch menyebut pernyataan Yosef “tidak perlu dan memalukan.”

“Tidak terbayangkan bahwa seorang kepala rabi akan melegitimasi penghindaran dan penolakan. Kata-kata rabi itu menyebabkan kerugian serius bagi masyarakat Israel,” katanya di X.

Benny Gantz, pemimpin Partai Persatuan Nasional, menyebut pernyataan-pernyataan tersebut sebagai “berbahaya dan melanggar hukum.”

“Setiap orang harus melayani negara,” tambahnya.

Awal bulan ini, mantan Jaksa Agung ‘Israel’ Moshe Lador meminta para pilot Angkatan Udara ‘Israel’ untuk mempertimbangkan untuk menolak bertugas karena adanya rancangan undang-undang reformasi peradilan yang kontroversial.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengklaim bahwa rencana reformasi peradilan bertujuan untuk “menyeimbangkan kekuatan” antara cabang legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Namun, para kritikus berpendapat bahwa hal ini merusak demokrasi Israel dan dapat mengarah pada kediktatoran.

Reformasi ini telah memicu protes besar-besaran di seluruh Israel pada tahun 2023. Penjajah ‘Israel’ telah melanjutkan perang genosida di Gaza, Palestina, yang telah menewaskan lebih dari 44.900 korban, sebagian besar perempuan dan anak-anak, sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Bulan lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu dan mantan kepala pertahanannya, Yoav Gallant, atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Entitas zionis ‘Israel’ juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perang brutalnya di Gaza.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelpalestinaRabitentara IsraelYahudi HarediYahudi Shepardi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Al-Azhar Serukan Persatuan Rakyat Suriah, Ingatkan Rencana Licik Memecah-Belah
Tulisan selanjutnya Video Al-Qassam:  Satu Truk Gerombolan Tentara ‘Israel’ Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 15 Tahun
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?