Hidayatullah.com–Abdul Naset Qara’een, sudah menghancurkan sebagian rumahnya sendiri yang berlokasi di area Wadi al-Hilaw di Timur Yerusalem, tulis koran Felessteen pada hari Senin (25/07/2016) sebagaimana dikutip oleh middleeastmonitor.
Qara’een menghancurkan ruangan seluas 22 meter persegi yang ia bangun untuk anak laki-lakinya karena rumahnya sangat kecil dan ia punya beberapa anak perempuan yang tinggal di satu-satunya kamar tidur di rumah tersebut.
“Saya hancurkan ruangan itu setelah ada perintah yang ditujukan kepada saya oleh pengadilan kependudukan Israel menetapkan bahwa ruangan tersebut harus dihancurkan sebelum awal bulan depan,” ujarnya.
“Saya membongkarnya dengan tangan saya sendiri agar terhindar dari denda sebanyak lebih dari 65.000 NIS (sekitar 220 juta Rupiah) jika buldoser Israel yang menghancurkannya.” tambahnya.
Qara’een juga mengungkapkan perasaannya setelah merobohkan rumahnya sendiri, “Ini merupakan situasi yang sangat sulit ketika seseorang menghancurkan rumahnya yang sudah ia bangun dengan tangannya sendiri.”
Ia mengatakan, rakyat Palestina di Yerusalem, hidup dalam “kesengsaraan” yang menakutkan karena pembatasan yang ditetapkan Zionis Israel terhadap bangunan dan perluasan bangunan yang ada, yang mana sudah dikelilingi pemukiman Yahudi.
Qara’een mengatakan, ini adalah bagian dari rencana Israel untuk memaksa rakyat Palestina meninggalkan rumah mereka dan memberikan ruang bagi pemukim Yahudi untuk memperluas pemukiman ilegal mereka.*/Karina Chaffinch