Hidayatullah.com–Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, hari Jumat (22/08/2014) siang terus menggempur kota Tel Aviv dengan roket J-80.
Dalam rilis militer Al-Qassam, dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), Jumat siang, mujahid Al-Qassam menggempur Tel Aviv dengan roket jenis J-80.
Brigade Al-Qassam menegaskan bahwa serangan ini sebagai balasan atas kejahatan zionis terhadap rakyat Palestina, dan agresinya yang terus berlangsung ke Gaza.
Al-Qassam berjanji tak akan berdiam diri membiarkan kejahatan zionis, dan akan terus menghadapi kedunguan zionis, serta menjadikan Gaza sebagai kobaran api yang membakar kendaraan dan tentara Zionis. Di samping membuat zionis membayar harga mahal atas agresi yang dilakukannya, sehingga berpikir seribu kali sebelum melakukan agresi terhadap rakyat Palestina.
Desakan kabinet
Sebelum ini, hari Kamis (21/08/2014) TV2 Israel dalam situs internetnya mengungkap sejumlah anggota kecil “kabinet” yang menangangi urusan keamanan menyampaikan kritikan pedas kepada Menteri Pertahanan Israel Letjen Benny Gant dan elit militer karena sikap mereka yang dianggap gagal operasi militer ke Jalur Gaza.
Kebinet menyesalkan pernyataan Gant yang sempat mengatakan bahwa pemukim Yahudi di sekitar Jalur Gaza bisa aman kembali ke rumah. Namun kenyataan di lapangan bertentangan dengan situasi saat ini.
Kabinet keberatan dengan statemen Gants dan sebagai bukti pangliman militer dan elitnya ingin agar operasi militer ke Jalur Gaza dihentikan dengan syarat apapun.*