Hidayatullah.com–Gerakan Perlawanan Islam Hamas menuduh Otoritas Palestina telah melakukan penangkapan enam puluh elemen penting pemimpin Hamas di Tepi Barat. Menurut Hamas, ini merupakan kampanye terbesar yang melawan mereka selama beberapa bulan ini, terutama di tengah kevakuman upaya rekonsiliasi Palestina, lansir Aljezeera.
Hamas dalam sebuah pernyataannya mengatakan, orang-orang yang ditangkap tersebut adalah para pemimpin, aktivis reformis, pemuda dan mahasiswa dari berbagai provinsi.
Sejumlah tahanan yang dimasukkan ke penjara langsung melakukan aksi mogok makan.
Penangkapan tersebut dilakukan setelah kunjungan Perdana Menteri Palestina di Gaza Ismail Haniyah ke Mesir, yang membuat Otoritas Palestina marah
Sementara itu, juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri, Rabu (19/9/2012), menghimbau negara-negara Arab untuk melakukan intervensi guna menghentikan penangkapan massal itu.
Sami mengecam keras penangkapan tersebut, dan mengisyaratkan bahwa hal ini merupakan upaya gagal untuk melakukan rekonsiliasi.*