Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Tahajud di Coban Rondo, Taklukkan Cobaan Dingin

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 September 2019 10:15 10:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 September 2019 10:15
Bagikan
Peserta Jambore Nasional II Pandu Hidayatullah shalat tahajud di lapangan Bumi Perkemahan Coban Rondo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Bagikan

“SHALAT, shalat! Bangun, bangun! Wudhu, wudhu!”

Begitu arahan panitia melalui corong speaker panggung utama.

Suara itu menggelegar ke seluruh sudut arena Jambore Nasional II Pandu Hidayatulah. Saat itu, Sabtu dinihari (28/09/2019) Bumi Perkemahan Coban Rondo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, disergap udara dingin.

Di tengah bumi perkemahan, para peserta Jambore menjadikan lapangan sebagai titik sentral kegiatan, termasuk shalat tahajud. Suhu rata-ratanya 22 derajat, saat menjelang subuh suhunya mencapai 16 derajat.

Pantauan hidayatullah.com, aktu itu jam tepat menujukkan pukul 03.00 dinihari. Beberapa kelompok peserta putra sudah mulai memenuhi lapangan. Mereka langsung membuat shaf shalat jamaah. Sebagian pula ada yang shalat sendiri-sendiri. Makin mendekat subuh lapangan makin ramai, para peserta berbondong-bondong berkumpul di lapangan.

Baca Juga

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi
Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam
Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’
Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

Lapangan dijadikan pusat kegiatan, termasuk kegiatan shalat berjamaah dan shalat tahajud peserta putra. Ini karena jumlah peserta dan pendamping mencapai 2.500, tidak ada tempat lain di Coban Rondo yang dapat menampung jamaah sebanyak itu.

Bahkan sebelum pukul 03.00 dinihari, beberapa kelompok peserta sudah memenuhi sisi tengah lapangan. Salah satunya kontingen dari MA Hidayatullah Depok, Jawa Barat. 11 rakaat dengan witir mereka kerjakan dengan cara berjamaah, sebagian peserta dari kelompok lain pun ikut jamaah di belakangnya.

Baca: Pimpinan Umum Hidayatullah: Pandu Hidayatullah Sebagai Generasi Pelopor

Awalnya memang terasa berat untuk bangun malam, apalagi diterjang suhu yang dingin. Seperti yang disampaikan Muhammad Iyan Aziz, peserta dari MA Hidayatullah Depok ini. “Karena belum biasa (dengan cuacanya), jadi kaget. Ini dingin banget. Tapi setelah beberapa (kali) sudah mulai biasa,” ujarnya.

Kegiatan kepramukaan dari pagi sampai malam cukup membuat lelah, apalagi ditambah dinginnya Coban Rondo sebenarnya menjadi tantangan dan cobaan tersendiri. Yang pernah melakukan kamping di kawasan yang terletak di perbatasan Kabupaten Malang dan Kota Batu itu pasti tahu. Dingin-dingin begitu ya enaknya tarik selimut tebal dan tidur pulas. Apalagi, di musim bediding (kemarau dingin) seperti sekarang, suhu bisa mencapai 19 derajat celsius, bahkan suhunya mencapai 16 derajat saat mendekati subuh.

Akan tetapi, tantangan dan cobaan itu semua tidak menjadi halangan bagi para pemuda peserta jambore ini untuk bangun, mengambil air wudhu yang terasa begitu dingin seperti air es saat disentuh.

“Kami santri Pandu Hidayatullah, harus disiplin, termasuk bangun shalat tahajjud” ujar Muhammad Iyan Aziz remaja kelas 10 MA Hidayatullah Depok ini.

Baca: Koramil Ajak Pandu Hidayatullah Jaga NKRI dengan Agama

Di ketinggian 1.134 mdpl itu, walau di dalam tenda dan memakai sleeping bag, dinginnya Coban Rondo masih kuat terasa menusuk badan. Tapi kegiatan shalat tahajud di lapangan yang terbuka tetap semarak. Pesertanya pun bukan hanya dari tingkat SMP dan SMA. Dari tingkat SD pun ikut kegiatan ini.

Salah satunya yang sempat hidayatullah.com temui adalah kontingen dari SD Integral Luqman Al-Hakim Batu Kajang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Salah seorang pesertanya adalah Fajar Ahmad Riyadi, ia merasa senang bisa ikut kegiatan termasuk kegiatan shalat tahajud ini.

“Pertama hari ke sini terasa dingin sekali. Tapi sekarang enggak masalah,” ujar siswa kelas 5 SD Integral Luqman Al-Hakim seusai rangkaian shalat tahajud dan subuh.

Jambore Nasional II Pandu Hidayatullah diikuti oleh 3.757 peserta dan pendamping. Kegiatan yang mengusung tema “Berkhidmat untuk Indonesia Lebih Bermartabat” ini dilaksanakan pada 24-29 September 2019. Jenjangnya dari SD, SMP, dan SMA dari seluruh penjuru Indonesia.

Ada 221 sekolah Hidayatullah yang mengirimkan kontingennya. Kontingen paling timur adalah dari MA Hidayatullah Jayapura serta SMA Integral Hidayatullah Timika dan paling Barat dari SMP Hidayatullah Medan. Sedangkan dari paling utara adalah MTs-MA Putra Hidayatullah Bitung dan MA Hidayatullah Putra Bolaang Mongondow, Sulewesi Utara.

Selama perhelatan Jambore Nasional II Pandu Hidayatullah, kegiatan shalat tahajud tidak mendapat kendala berarti. Sebagaimana yang dikatakan Viqi Setiadi, pendamping dari SMA Luqman Al-Hakim Surabaya. Ia tidak mengalami kesulitan saat membangunkan anak asuhnya untuk tahajud di kondisi yang dingin. Bahkan menurut pengakuannya, di arena jambore ini lebih muda membangunkan dari pada di asrama asal.

“Saya lihat ini karena ada spirit Jambore Nasional. Yang dari awal tujuannya untuk meningkat kualitas masing-masing santri,” ujar Viqi yang mendamping 24 santrinya dari Surabaya.

Baca: Kegiatan Pandu Bentuk Muslimah Hidayatullah Survival

Jumari, ketua panitia acara Jambore ini mengatakan, kegiatan shalat tahajud adalah salah satu acara inti kegiatan ini. Karena menurutnya kegiatan-kegiatan baik di sekolah atau pesantren masing-masing harus tetap terlaksana walaupun sedang melakukan kamping.

“Kebiasaan kita di pondok harus tetap terlaksana di Jambore Nasional ini. Seperti wirid, membaca Al-Qur’an dan murajaah (mengulang-ulang hafalan Al-Qur’an)” ujarnya.

Selain itu, Jumari menegaskan bahwa shalat tahajud adalah karakter dari santri Hidayatullah, termasuk generasi remajanya yang tergabung dalam Pandu Hidayatullah. “Karena shalat tahajud adalah kekuatan dan karakter bagi anggota Pandu Hidayatullah,” tegas Jumari.* Rofi Munawwar

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Coban RondoHidayatullahjamboremalangpandupandu hidayatullahPramukasantritahajud
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bupati Lombok Barat Juga Dukung Hapus Tato YBS
Tulisan selanjutnya Masyarakat: Hentikan Pembahasan RUU P-KS Selamanya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Buka Bersama di Dam Square: Tikar Persaudaraan di Jantung Amsterdam

15 Maret 2026 16:19
Feature

South Lakes Islamic Centre Sambut Ramadhan dengan Buka Pintu bagi Jamaah dan Warga Non-Muslim

27 Februari 2026 07:00
Cermin

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta

3 Januari 2026 19:57
Feature

Mas Jazir: Dari Romo Mangun Sampai Masjidil Aqsha (bagian kedua)

26 Desember 2025 17:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?