Hidayatullah.com — Pemimpin Umum Hidayatullah KH Abdurrahman Muhammad menyerukan umat Islam, khususnya warga Hidayatullah, agar berinfaq terbaik untuk pembebasan Baitul Maqdis (Palestina).
KH Abdurrahman Muhammad menyampaikan bahwa seluruh warga harus berinfaq untuk perjuangan Palestina. Ustadz Abdurrahman, sapaannya, mengatakan bahwa tidak ada infaq yang paling baik saat ini, selain berinfaq untuk Palestina.
“Berinfaq untuk Palestina itu adalah suatu jalan untuk Allah memberikan ruh, agar hidup ruh jihadnya dan saya menyebutnya ini adalah jihad rezeki, dan inilah kesempatan besar,” tegasnya kepada ratusan jamaah shalat shubuh.
Pada Sabtu, 18 Ramadhan 1444 H (09/04/2023) itu, bakda shalat shubuh berjamaah di Masjid Ar-Riyadh, KH Abdurrahman Muhammad tiba-tiba naik ke mimbar memberikan arahan.
Ia menegaskan bahwa Hidayatullah sebagai salah satu ormas Islam di NKRI tak lepas dari bagian dalam upaya kemerdekaan Baitul Maqdis (Palestina).
“Kalau hari ini hanya bisa berdoa, dan hanya bisa memberikan sedikit maka ampunilah kami, ya Allah,” ungkapnya.
Semangat Pemimpin Umum dalam mengajak kaum Muslimin berinfaq sangat menggebu-gebu.
Usai berceramah, ia langsung beraksi nyata. Dilepasnya sorban yang dikenakannya, lalu dijadikannya sebagai alas untuk mengumpulkan infaq dari seluruh jamaah.
Bukan cuma itu. Dai asal Sulawesi Selatan ini langsung mengambil sejumlah uang merah cukup tebal yang tampaknya disiapkan sejak tadi di kantongnya. Lalu uang itu ditaruhnya di atas sorban, mengawali penggalangan infaq untuk Palestina.
Tak mau kalah dengan semangat sang kiai, warga dan santri lantas berlomba-lomba memberikan infaq terbaiknya.
Berdasarkan pantauan hidayatullah.com, warga dan santri berdesak-desakan seperti berebutan untuk memberikan infaqnya. Nominal yang mereka berikan berbeda-beda.
Selain dukungan infaq berupa materi, dukungan doa terus mengalir untuk para murabithun dan mujahidun di seluruh belahan dunia Islam. Secara khusus bagi umat Islam sekitar Masjidil Aqsha yang mendapat serangan brutal dari tentara penjajah Zionis-“Israel” pada Ramadhan 1444 H ini.
Dukungan doa tersebut dimunajatkan oleh ratusan jamaah Masjid Ar-Riyadh, yang berada di perbatasan ujung timur Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Selain dari kaum pria, penggalangan infaq untuk Palestina juga dilakukan oleh Muslimat Hidayatullah.
Sejak Jumat, 17 Ramadhan 1444 H (08/04/2023), santri dan warga Kampus Induk Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak sudah berlomba memberikan infaq terbaik untuk pembebasan Baitul Maqdis (Palestina).
Bertepatan pada Jumat itu, Pesantren ini kedatangan dua syeikh asal Palestina, yaitu Syeikh Abdurrahman Al-Mashharawi dan Syeikh Belal Al-Ramli.
Syeikh Belal merupakan Perwakilan resmi Darul Quran Alkarim Wassunnah-Palestina, di Indonesia dan Malaysia.
Di Masjid Ar-Riyadh bakda Shubuh, Jumat itu, dilakukan pelelangan infaq untuk Palestina. Panitia melelang sejumlah barang terkait Palestina, antara foto Masjid Kubah As-Sakhra. Ada pula sajadah yang disebut asli buatan ibu-ibu Palestina.
Selama dua hari, Jumat-Sabtu itu, total terkumpul dana infaq untuk Palestina lebih dari Rp 71.000.000, sebagaimana ditayangkan channel YouTube Ummulqura Hidayatullah.
Dana tersebut kemudian dipercayakan kepada Baitul Maal Hidayatullah (BMH) sebagai LAZ resmi untuk diserahkan kepada syeikh asal Palestina tersebut.* (SKR/Fuad Azzam/MCU)