Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Mantan Politisi Swiss Penentang Menara itu Memeluk Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Februari 2010 22:22 10:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Februari 2010 22:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Nama Daniel Streich dalam satu pekan terakhir banyak disebut sebagai politisi terkemuka Swiss yang anti-Islam dari Partai Rakyat Swiss (SVP), yang mengusulkan larangan pembangunan menara masjid. Dan setelah referendum usai, maka ia pun masuk Islam.

Sayangnya berita itu keliru. Sesungguhnya Daniel Streich telah memeluk Islam sejak 2 tahun lalu, dan meskipun menjadi anggota SVP, ia tidak ikut mengusulkan larangan pendirian menara masjid di Swiss.

Daniel Streich adalah seorang instruktur militer. Sebelum referendum antimenara digelar pada 29/11/2009, ia telah mengundurkan diri sebagai politisi SVP di kota Bulle. Alasan pengunduran dirinya adalah, karena ia memeluk agama Islam.

Selama dua tahun Streich merahasiakan identitas agamanya kepada SVP. Dan ketika “perburuan terhadap Islam” semakin gencar, Streich tidak bisa menahannya lagi. Ia memilih mengundurkan diri dari partai dan mengumumkan secara terbuka tentang keislamannya.

Dulu Streich adalah seorang anggota SVP sejati dan penganut Kristen yang taat. Ia membaca Bibel dan pergi ke gereja secara teratur.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Sekarang ia adalah seorang instruktur militer dan anggota dewan masyarakat, yang membaca Al-Quran, shalat lima waktu, dan pergi ke masjid.

“Islam menawarkan jawaban logis atas pertanyaan-pertanyaan penting dalam hidup, yang mana hal itu tidak pernah saya temukan dalam ajaran Kristen,” kata Streich kepada situs berita Swiss berbahasa Jerman 20 Minuten (23/11/2009).

Oleh karena ia tidak lagi tahan dengan sikap SVP yang melakukan perburuan terhadap Islam. Streich meninggalkan partai itu 2 minggu sebelum wawancara dengan 20 Minuten, yaitu sekitar tanggal 10/11/2009. Dan setelah menganut Islam selama dua tahun secara tertutup, ia pun mengumumkan keislamannya kepada publik.

Kini Streich ikut serta membangun Partai Demokrat Konservatif di wilayah canton Frieburg. Mantan jemaat gereja itu menentang keras inisiatif referendum larangan pendirian menara. “Jika inisiatif itu diloloskan, akan menjadi pukulan yang sangat telak bagi saya. Saya akan bertanya kepada diri sendiri, mengapa saya menawarkan diri, baik secara profesional maupun politis selama lebih dari 30 tahun untuk sistem politik ini.” katanya kepada 20 Minuten (23/11/2009).

Menurut Streich, Swiss justru sangat membutuhkan lebih banyak masjid. “Tidak pantas Swiss memaksa muslim untuk menjalankan perintah agama mereka di gang belakang.”

Tentu saja berita keislaman Streich tidak membuat semua orang senang. Reaksi bekas kawan-kawannya di SVP beragam. “Setiap orang bebas meyakini apa yang ingin diyakininya,” kata Sekjen SVP Martin Baltisser.

Pakar politik Georg Lutz berkata, “SVP dan Islam berdiri saling berdekatan dibandingkan orang lain. Keduanya memiliki pandangan yang konservatif.”

Sedangkan anggota SVP di Dewan Nasional, Alfred Heer, memberikan respon yang kurang bersahabat. “Karena Daniel Streich pindah memeluk agama Islam ketika ia masih aktif sebagai anggota Angkatan Bersenjata, maka akan membuat sebagian politisi berpikir, ‘Hal itu akan bisa membahayakan keamanan negara.’ Kita telah melihat apa yang terjadi di Amerika Serikat,” kata Heer menunjuk peristiwa Fort Hood.

Namun tuduhan Heer dibantah jurubicara Angkatan Darat, Christopher Brunner. “Itu tuduhan yang tidak masuk akal. Militer Swiss bersikap netral terhadap hal-hal yang berkaitan dengan agama. Sama sekali tidak ada hubungannya dengan agama yang dianut anggota kami. Performa, itulah yang penting, bukan agama,” tegas Brunner.

Daniel Streich bukan baru saja masuk Islam. Ia bahkan telah menunjukkan kesungguhannya menjalani agama Allah ini, antara lain dengan memelihara jenggot, salah satu sunnah yang diajarkan Rasulullah Muhammad Shalallahu alaihi wasallam. [di/20m/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Kami Punya Hak untuk Pintar”
Tulisan selanjutnya Menggugat Paradigma Free Trade

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

Berita
9 September 2026 11:14
Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800
Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia

Terbaru

  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?