Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Klaim Militer Mesir Soal Alat Penyembuh Hepatitis dan AIDS, Dianggap Skandal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Februari 2014 21:28 9:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Februari 2014 21:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengakuan pihak militer Mesir tentang penemuan alat untuk menyembuhkan penyakit hepatitis C dan HIV/AIDS menurut penasihat kepresidenan merupakan sebuah “skandal.”

Alat tersebut tidak meyakinkan dan kelihatan tidak memiliki dasar saintifik, kata Essam Heggy kepada koran Al-Watan Selasa (25/2/2014).

Heggy, yang sedang mengunjungi Amerika Serikat, mengatakan bahwa pihaknya memiliki dokumen bukti bahwa alat tersebut tidak efektif dan dia akan menyerahkannya kepada presiden saat kembali ke Mesir pekan depan.

Dalam konferensi pers hari Sabtu lalu, jurubicara bicara tentara Kolonel Ahmad Ali mengatakan, angkatan bersenjata Mesir berhasil membuat terobosan saintifik dengan penemuan alat diagnosa dan alat untuk menyembuhkan hepatitis C dan HIV tanpa perlu mengambil contoh darah dari pasien, sehingga hasil pemeriksaan lebih cepat diketahui dan biayanya lebih murah.

Heggy menjelaskan, Presiden Adly Mansour dan Menteri Pertahanan Abdul Fattah Al-Sisi yang hadir dalam konferensi pers itu tidak tahu menahu tentang pengumuman tersebut sebelumnya dan mereka “terkejut” dengan apa yang didengar.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Ibrahim Abdul-Atti, dokter berpangkat mayor jenderal, yang konon berada di balik temuan hebat itu dalam konferensi pers tersebut mengatakan bahwa alat temuannya memiliki tingkat kesuksesan 100 persen untuk merawat pasien hepatitis C dan HIV.

Dalam kesempatan itu ditampilkan rekaman kesaksian seorang pasien, yang mengaku sembuh total dari AIDS setelah dirawat dengan alat tersebut.

“Saya memulai proyek ini 22 tahun silam,” kata Abdul-Atti di depan para wartawan. “Itu dimulai secara rahasia di departemen intelijen militer, namun sekarang kami mengumumkannya kepada seluruh dunia.”

Alat diagnosa hepatitis C dan HIVdengan menggunakan gelombang elektromagnetik itu disebut C-Fast dan I-Fast. Sementara alat untuk merawat pasien HIV dan hepatitis C, serta psoriasis, disebut Complete Cure Device (CCD). CCD direncanakan akan digunakan untuk publik di Mesir pada Juni 2014.

Kepala bagian engineering militer Mesir Mayjen Abdullah Taher kepada Al-Ahram mengatakan bahwa alat itu tidak akan dijual ke luar negeri, untuk melindunginya dari mafia perusahaan-perusahaan raksasa farmasi dan negara-negara yang mengendalikan industri farmasi.

Seorang sumber medis kepada Ahram Online mengatakan, alat tersebut telah disetujui sejak tahun 2012, tetapi alat perawatannya masih dievaluasi oleh kementerian kesehatan.

Tahun 2011 kementerian pertahanan mengajukan hak paten ke World Intellectual Property Organisation untuk C-Fast alat diagnosa hepatitis C.

Mesir merupakan salah satu negara dengan tingkat infeksi hepatitis C tertinggi di dunia. Tahun 2008 jumlah pasien hapatitis C mencapai 8 juta, menurut data kementerian kesehatan. Angka itu sama dengan hampir 10 persen total populasi. Di beberapa daerah terutama di Mesir Atas dan Delta Nil, tingkat infeksi hepatitis C bahkan mencapai 20%.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Abdullah II Minta Dukungan Penyelesaian Konflik Suriah
Tulisan selanjutnya Buku “Belajar dari Partai Masjumi” Diterbitkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat

Berita
13 Juni 2026 13:44
Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli

Terbaru

  • Semua Biaya Ditanggung Qatar Kirim 1.000 Pendukung Timnas Jelang Laga Versus Kanada
  • MUI Serukan Masyarakat Lawan Gerakan Normalisasi LGBT
  • AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum
  • AI Grok Besutan Elon Musk Dipakai dalam Serangan AS Terhadap Iran
  • Santri Tahfidz Ar-Riyadh Tampil pada Pembukaan Rapat Paripurna DPRD Bontang
  • Hijrah Digital adalah Upaya Memuliakan Waktu di Era Teknologi
  • Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
  • Wakaf Al-Qur’an, Tumbuhkan Generasi Qurani di Cibuntu
  • Orang Tua Malaysia akan Dijerat Hukum Bila Anaknya Melakukan Perundungan
  • Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?