Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Teknik Dasar Menunggang Kuda (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Januari 2021 14:02 2:02 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Januari 2021 14:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | SETELAH membuat komunikasi singkat saat aktivitas groom, seorang pemula akan merasakan mental dan keberaniannya bertambah. Ia mulai berani melakukan sentuhan ke dahi kuda, leher, dadanya dan anggota tubuh yang lain. Dan ini adalah titik awal yang bagus bagi para penunggang.

Adapun langkah pertama sebelum ia naik ke atas sanggurdi adalah dengan meluruskan niat agar semua amalannya diridhai oleh Allah SWT dan bernilai ibadah. Bahkan sangat dianjurkan dilafalkan niat tersebut secara jelas, jika ia orang yang sering lalai.

Kemudian mulai mengarah ke bagian badan kuda sebelah kiri, pas di samping sanggurdi atau stirr up kaki kiri. Sangat tidak disarankan lewat belakang ataupun condong kebelakang melebihi pelana untuk mengurangi resiko tertendang kaki belakang kuda, bagi kuda yang memiliki karakter seperti itu.

Baca: Ilmu Menunggang Kuda yang Sunnah (1)

Lalu memasukkan kaki kiri ke sanggurdi dan mencoba menginjaknya saat hendak naik dengan tubuh cenderung menempel pada tubuh kuda. Adapun bagi kuda yang terlalu tinggi, bisa memakai alat bantu tangga maupun minta dinaikkan oleh orang lain ke atas punggung kuda.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Saat sudah di punggung kuda,  mulailah dengan dzikir-dzikir yang telah diajarkan oleh Nabi. Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa’i, dari Ali bin Abi Thalib RA, bahwa saat itu Ali bin Abi hendak menaiki tunggangannya. Ketika Ali bin Abi Thalib meletakkan kakinya pada sanggurdi ia mengucapkan ‘bismillah’ , dan saat ada di atasnya beliau berdoa:

قَالَ: الْحَمْدُ لِلَّهِ، ﴿سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ. وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ﴾ ثُمَّ حَمِدَ اللَّهَ ثَلَاثًا، وَكَبَّرَ ثَلَاثًا، ثُمَّ قَالَ: سُبْحَانَكَ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، قَدْ ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي. ثُمَّ ضَحِكَ فَقُلْتُ لَهُ: مِنْ أَيْ شَيْءٍ ضَحِكْتَ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ؟ فَقَالَ: رأيتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ صَنَعَ كَمَا صَنَعْتُ ، ثُمَّ ضَحِكَ. فَقُلْتُ: مِمَّ ضَحِكْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ فَقَالَ: “يَعْجَبُ الرَّبُّ مِنْ عَبْدِهِ إِذَا قَالَ: رَبِّ اغْفِرْ لِي. وَيَقُولُ: عَلِمَ عَبْدِي أَنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ غَيْرِي”

“Segala puji bagi Allah, “Maha-suci (Allah) yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.” Kemudian ia bertahmid dan bertakbir tiga kali, lalu berdoa kembali, “Maha suci Engkau, tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Sesungguhnya aku menganiaya diriku, maka ampunilah aku.” Kemudian ia tertawa, maka aku (Ali bin Abi Rabiah) bertanya kepadanya, “Apakah yang membuatmu tertawa wahai Amirul Mukminin.” Kemudian ia menjawab “Sungguh aku melihat Rasulullah berbuat seperti yang aku telah lakukan.” Kemudian beliau (rasul) tertawa lalu aku bertanya kepadanya “Apakah yang menjadikanmu tertawa wahai Rasulullah?” Beliau mejawab,  “Allah takjub kepada hambanya saat ia berdoa, ‘Yaa Robb ampunilah aku, dan Allah berkata,’  Sungguh hambaku tahu bahwasanya tidak ada yang bisa mengampuni segala dosa kecuali Aku.” 

Posisi Dasar Menunggang Kuda

Pertama, kaki dan jari-jari yang sudah masuk ke sanggurdi, tidak boleh masuk terlalu dalam. Kaki memulai pijakannya pada bagian telapak depan setelah penghabisan jari. Tumit selalu menghadap ke bawah (tanah) dan keselurahan jari menghadap ke arah depan.

Baca: Kuda dan Panah Senjata Akhir Zaman

Ini berfungsi untuk mengurangi resiko terseret ketika jatuh saat menunggang. Lalu betis dan siku kakinya harus menempel dan mencengkeram kuat badan kuda.  Posisi tubuh tegak dengan memajukan ulu hati ataupun dada dan tidak membungkuk.  Tangannya hampir memegang tali kendali dengan tekhnik seperti memegang gagang cangkir dan siku agak sedikit ditekuk. Terakhir, kepala atau dagu diangkat agar pandangannya bisa lurus kedepan.

Yang penting,  dari anggota tubuh di atas bagian kepala belakang punggung, ujung pantat dan tumit kaki berada dalam satu garis lurus. Semua bentuk di atas diakukan dengan posisi tubuh dalam keadaan rileks hingga akhir latihan. Wallahu ta’ala a’lam.*/ Iqbal Azhar Aziz, Pembina Solo Berkuda

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berkudaberkuda sunnahkuda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rezim Bashar Assad Serobot Tanah yang Ditinggalkan Muhajirin Suriah
Tulisan selanjutnya Dengan “Akhlak”, BUMN Menjadi Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?