Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Berkhitan Dapat Kurangi Risiko Terkena Kanker Prostat

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 31 Mei 2014 06:30 6:30 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 31 Mei 2014 06:30
Bagikan
Sel kanker prostat.
Bagikan

KHITAN dapat mengurangi risiko pria terkena kanker prostat hingga 60 persen, demikian penelitian baru mengungkapkan.

Khitan pada laki-laki dilakukan dengan berbagai alasan, termasuk untuk tujuan agama dan kesehatan.

Penelitian baru menyebutkan, terdapat bukti khitan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.

Mail Online, Jumat (30/5/2014) memberitakan, penelitian di Kanada mengungkapkan, laki-laki yang dikhitan lebih kecil kemungkinannya memperoleh penyakit.

Laporan yang dipublikasikan dalam jurnal BJU International itu menunjukkan, pria yang dikhitan saat berusia satu tahun, 14 persen lebih kecil kemungkinannya terkena kanker prostat daripada rata-rata.

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Namun, pria yang melakukan prosedur khitan setelah usia 35 adalah 45 persen lebih kecil kemungkinannya terkena.

Efek perlindungan terbesar ditemukan pada laki-laki berkulit hitam. Mereka 60 persen lebih kecil kemungkinannya memperoleh kanker prostat jika mereka dikhitan.

“Ini penemuan sangat menarik, laki-laki kulit hitam memiliki tingkat tertinggi terkena kanker prostat di dunia, dan ini tidak pernah dijelaskan,” kata Dr Marie-Elise Parent dari University of Quebec, Kanada.

“Penemuan ini menemukan jaminan pemeriksaan lebih lanjut dalam studi masa depan, bahwa pria berkulit hitam akan lebih banyak melaksanakan khitan.”

Dr Parent mencatat, khitan dapat mengurangi risiko tertular dan terjangkiti infeksi seksual menular, yang dianggap sebagai faktor risiko untuk kanker prostat .

Menurut penelitian, penurunan risiko terkena kanker prostat berkurang pada laki-laki dikhitan saat usia lebih muda.

“Kami tidak tahu mengapa efek perlindungan terjadi bagi pria dikhitan setelah usia 35.”

“Pria mungkin memiliki kondisi patologis pada kulupnya, yang menyebabkan mereka harus dikhitan,” tambahnya.

Sampai saat ini, satu-satunya faktor risiko kanker prostat yang telah diidentifikasi adalah usia lanjut, riwayat penyakit dalam keluarga, dan keturunan Afrika.

Dr Parent dan Dr Andrea Spence, keduanya dari University of Quebec, memimpin tim untuk studi yang menyelidiki kemungkinan adanya hubungan antara khitan dan risiko kanker prostat.

Mereka mengamat 1.590 pasien kanker prostat di Montreal serta 1.618 orang yang sehat.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:khitan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keinginan PDI-P Memata-matai Khatib dinilai Posisikan jadi Musuh Umat Islam
Tulisan selanjutnya Amalan Imam Al Junaid Sebelum Wafat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?