Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Facebook Luncurkan Program “Ramah Keluarga”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Juli 2010 16:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seiring membludaknya pengguna Facebook, para penjahat seksual –termasuk kaum pedofilia—rupanya juga ikut “berpesta” memburu mangsa. Kondisi ini membuat perusahaan situs jejaring sosial terbesar ini mendapat “tekanan” masyarakat internasional.

Tim perlindungan anak mengatakan, kasus-kasus yang melibatkan pengganggu dan pemangsa seksual naik tiga kali lipat di situs jejaring tahun ini, sebelum Facebook mendengarkan permintaan berulang untuk menginstal sebuah tombol panik vital.

Tak urung, Facebook akhirnya  tunduk pada tekanan dan memberikan aplikasi baru yang memungkinkan pengguna muda untuk melaporkan perilaku yang mencurigakan.

Seluruh pengguna situs jejaring sosial akan dapat mengakses pusat pemberitahuan dari home pagenya, yang mana mereka dapat melaporkan dugaan tindakan penyimpangan seksual.

Ini merupakan hasil kerjasama Facebook dengan Child Exploitation and Online Protection Centre (CEOP).

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Aplikasi “tombol panik” pada situs jejaring sosial itu untuk melindungi pengguna golongan anak dan remaja, di mana tombol itu akan melaporkan setiap pelanggaran ke Pusat Perlindungan Eksploitasi Anak (CEOP) dan Facebook sendiri.

CEOP, lembaga penegakan hukum di bawah kewenangan pemerintah, ditugaskan melacak pelaku pelecehan seks online, menuntut “tombol panik” dipasang di semua jejaring sosial sejak November lalu.

Aplikasi itu juga akan muncul pada laman anak dan para remaja itu dengan menginformasikan bahwa “mereka terkendali secara online.”

Sebuah iklan untuk layanan itu akan muncul di home page semua pengguna berusia antara 13 dan 18 tahun.

Desakan untuk menginstalkan aplikasi ini kepada Facebook semakin keras, setelah pembunuhan dan pemerkosaan terhadap remaja berusia 17 tahun Ashleigh Hall oleh seorang dewasa berusia 33 tahun, yang telah dinyatakan bersalah melakukan kejahatan seksual, setelah menyamar sebagai remaja laki-laki, yang menjumpai koran lewat Facebook.

Empat puluh empat kepala polisi di Inggris, Wales dan Skotlandia, menandatangani surat dukungan kepada seruan CEOP agar “tombol panik” dipasang di laman Facebook.

Tenangkan Orangtua

Kesepakatan untuk meluncurkan aplikasi perlindungan anak dalam internet adalah puncak dari negosiasi alot antara CEOP dan Facebook.

Jim Gamble, Direktur Eksekutif CEOP, mengatakan dalam satu pernyataan tertulisnya, “Dialog kami dengan Facebook mengenai adopsia tombol ClickCeop terdokumentasi dengan baik – dan hari ini adalah hari bersejarah untuk perlindungan anak.”

“Dengan menambahkan aplikasi ini, para pengguna Facebook akan memiliki akses langsung ke semua layanan yang ada di balik tombol clickceop kami, yang semestinya memberi jaminan kepada semua orangtua yang anak remaja mereka aktif di jejaring sosial tersebut.”

Kepala Komunikasi Facebook Inggris, Sophy Silver, kepada BBC news mengatakan bahwa aplikasi baru itu akan mengintegrasikan laporan baik ke Facebook maupun sistem CEOP.

“Kedua belah pihak sepakat dengan apa yang dicapai,” katanya.

“Kami tetap memiliki sistem pelaporan Facebook dan dengan aplikasi prapaket yang aktif digunakan pengguna. Anda tidak hanya membantu mereka tetap aman, tetapi juga mendorong teman-teman mereka waspada, dan bertindak bagai kampanye kesadaran yang menular.

Pada akhirnya, langkah ini menciptakan lingkungan online yang lebih aman bagi para pengguna dan itulah bagian terpentingnya,” tambah Silver. [bbc/ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Iran Akan Kirim 1000 Ulama Ke Sekolah-sekolah
Tulisan selanjutnya Keluarga Rothschild dan Gerakan Zionisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan

Berita
7 September 2026 15:01
Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800
Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
Gaza Gelar Pemakaman Massal usai 100 Jenazah Korban ‘Israel’ Ditemukan dari Reruntuhan

Terbaru

  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?