Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Awas, Minuman Berenergi Mengandung Kafein Lebih Tinggi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Minuman berenergi yang belakangan populer, ternyata dapat mengandung kafein lebih tinggi dibanding secangkir kopi menurut suatu penelitian.

Kafein yang dikombinasikan dengan unsur lainnya, bahkan lebih berisiko, khususnya bila bercampur dengan alkohol seperti yang digunakan dalam minuman berenergi, sebagaimana dikutip dari Reuters Life!

“Apa yang dapat kita ketahui sekarang dari minuman berenergi adalah bahwa minuman tersebut mengandung seperempat cangkir gula dan lebih banyak mengandung kafein dari secangkir kopi pekat,” kata John Higgins dari Fakultas Kedokteran Universitas Texas di Houston yang memimpin penelitian yang diterbitkan pada jurnal kesehatan Mayo Clinic Proceedings bulan ini.

Kandungan kafein dalam minuman berenergi berkisar antara 70-200Mg setiap 16 ons penyajiannya. Sebagai perbandingan, secangkir kopi 8 ons mengandung 40-150Mg kafein, tergantung bagaimana kopi itu diseduh.

Hal yang lebih mengkhawatirkan, kerap kali bahan-bahan pembentuknya tidak dicantumkan dalam label — seperti suplemen herbal guarana, asam amino taurin, dan ramuan, mineral, dan vitamin lainnya yang mungkin saling mempengaruhi dengan kafein, kata Higgins kepada Reuters.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Kekhawatirannya adalah, bagaimana percampuran bahan-bahan tersebut mempengaruhi denyut jantung, tekanan darah, dan bahkan kondisi mental, khususnya saat dikonsumsi dalam jumlah besar dengan alkohol atau saat dikonsumsi oleh atlet.

Higgins dan koleganya mengkaji ulang literatur kesehatan mengenai minuman berenergi dan bahan-bahan pembentuknya antara 1976-2010 dan hanya menemukan sedikit penelitian mengenai dampak hal tersebut.

Beberapa penelitian kecil itu, biasanya terhadap orang dewasa muda usia yang aktif dalam kegiatan fisik, menunjukkan bahwa minuman berenergi dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Namun bukti adanya dampak lebih serius seperti serangan jantung, kejang, dan kematian belum terbukti, kata mereka.

Norwegia, Denmark, dan Prancis melarang peredaran Red Bull setelah suatu penelitian terhadap tikus menunjukkan “tikus-tikus yang diberi taurin menunjukkan perilaku aneh, seperti gelisah dan bunuh diri.”

“Kita bukanlah tikus, namun konsumsi minuman tersebut telah menunjukkan hubungan positif dengan perilaku berisiko tinggi,” tulis Higgis dan koleganya.

Minuman berenergi kerap dipromosikan dan digunakan oleh atlet untuk mendapat “dorongan ekstra”. Namun Higgins dan kelompoknya mencatat berdasar cara kafein dan bahan-bahan lain yang mempengaruhi tubuh manusia, terdapat risiko bahwa minuman berenergi dapat menimbulkan dehidrasi serius terhadap penggunanya.

“Kemungkinan dehidrasi dan peningkatan tekanan darah membuat air atau minuman olah raga dengan oktan rendah yang mengandung elektrolit, mineral dan karbohidrat, menjadi pilihan yang lebih baik,” tambahnya.

Mereka yang bukan atlet sebaiknya tidak minum lebih dari satu minuman berenergi dalam satu hari, tidak mencampurkannya dengan alkohol, dan minum banyak air setelah berolah raga.

Mereka yang memiliki hipertensi sebaiknya jangan minum minuman berenergi dan mereka yang memiliki penyakit seperti penyakit jantung, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi minuman itu.

Aturan terhadap minuman berenergi dapat menjadi cara jangka panjang untuk mengatasi masalah yang mungkin terjadi, tambah Higgins.

“Industri dapat mencampurkan apa pun dalam minuman itu, membuat iklan semenarik mungkin dan masyarakat pun dapat mengonsumi apa saja. Namun bila situasi terus berlanjut seperti ini, Anda akan terkena masalah,” katanya. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hasyim: Dalam Bencana, Jangan Saling Menyalahkan
Tulisan selanjutnya Filipina Rayakan Idul Adha Hari Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?