Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

“Perang” NATO-Taliban Merambah Dunia Maya

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 16 September 2011 10:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Peperangan yang terjadi antara pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang tengah menggencarkan operasi menumpas pejuang Taliban tidak hanya terjadi di dunia nyata.

Pertarungan tentara koalisi dengan para gerilyawan itu ternyata juga terjadi di dunia maya. Seperti dilansir dari Sydney Morning Herald, Kamis (15/09/2011), melalui jejaring sosial Twitter, NATO dan Taliban terlibat percakapan virtual yang mulai memanas.

Pesan yang ditulis dengan jargon yang di-tweet menunjukkan upaya berkelanjutan oleh Amerika Serikat dan NATO untuk menggambarkan kegagalan menyerang Kedutaan Besar AS di Afghanistan. Negeri Adikuasa itu juga berjanji akan membalas serangan kelompok penyerang.

Berikut contoh percakapan virtual tersebut:

“Re: Taliban spox # Serangan Kabul tidak bisa dihindari.” Salah seorang juru bicara NATO menuliskan: “Pertanyaan berapa lama lagi para teroris membahayakan warga sipil Afghan?”

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Untuk ini, seorang wakil Taliban, yang mengidentifikasi dirinya sebagai Abdulqahar Balkhi membalas NATO dengan tweet lainnya. “@ABalkhi, replied in garbled shorthand: “i dnt knw.u hve bn pttng thm n `harm`s way` fr da pst 10 yrs.Razd whole vllgs n mrkts.n stil hv da nrve to tlk bout `harm`s way`.”

@ABalkhi, menjawab singkat: “Saya tidak tahu bukannya NATO yang justru membahayakan mereka selama 10 tahun ini. Seluruh desa dan pasar dimusnahkan, dan masih memiliki keberanian untuk berbicara tentang membahayakan orang lain.”

NATO pun membalasnya dengan menulis, “Benarkah @ABalkhi? Berdasarkan data dari PBB menyatakan jika 80 persen korban jiwa di Afghanistan selama enam bulan pada 2011 ini disebabkan oleh militan.

“UNAMA perwakilan siapa? Kami atau dirimu?” Balkhi hanya membalas secara singkat dengan menggunakan singkatan UNAMA yang berarti UN Mission in Afghanistan atau operasi PBB di Afghanistan.

Seorang juru bicara NATO di Kabul, Afghanistan, mengatakan pembicaraan virtual itu sebagai bagian dari kampanye untuk melawan representasai buruk terhadap NATO sebagai informasi yang salah pada jejaring sosial.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Antara Radio Dakwah dan Dakwah Radio
Tulisan selanjutnya Barat ‘Bantu’ Pemberontak Tumpas Pendukung Qadhafi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra

Berita
15 Agustus 2026 10:23
Bertemu Medikdasmen, MUI Dorong Budaya Hidup Halal Masuk Lingkungan Sekolah
Bahtsul Masail Pra Muktamar NU, Pajak Harus Berpihak pada Keadilan Masyarakat
Jambore Media Afiliasi Muhammadiyah, Dorong Media Tetap Cepat, Akurat dan Harus Benar di Era Digital
Promosi Miras dengan Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha, Sounds Project Buat Klarifikasi

Terbaru

  • Pakai Toilet Umum Kaum Hawa Disuruh Bayar Kaum Adam Gratis, Wanita Austria Ini Menggugat
  • Banyak Peluncuran Satelit Eropa Terancam Kekurangan Roket
  • Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India
  • PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa
  • Uni Emirat Tetapkan Libur Maulid Nabi 1448 Hijriyah Tanggal 28 Agustus
  • Mantan Profesor Cambridge di Pusaran Tuduhan Plagiarisme Ditemukan Tak Bernyawa
  • Prancis Desak Israel Tangkap Pemukim Yahudi yang Memblokade Rumah Warga Palestina di Qusra
  • PDRM Buru Sindikat Narkoba Terkait Pilot Malaysia yang Ditangkap di Bandara Soetta
  • Mahkamah Konstitusi Prancis Tidak Meloloskan Larangan Media Sosial Bagi Anak
  • Kibarkan Bendera Palestina, Ratusan Warga Yunani Hadang Kapal Pesiar Wisatawan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?