Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Amerika Tuduh China dan Rusia Lakukan Cyber Spionase

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 November 2011 10:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dinas intelijen Amerika menuding China sebagai negara paling aktif melakukan spionase ekonomi. Laporan itu juga menyebutkan bahwa Dinas Intelijen Rusia telah memata-matai data milik perusahaan swasta Amerika, demikian dikutip dwwd.

Namun pemerintah China, hari Jumat (4/11/2011) bereaksi dan mengecam tudingan dinas intelijen Amerika.

Beijing mengatakan, tanpa penyelidikan, prasangka mengenai pelaku penyerangan cyber sebagaimana tudingan dinas intelijen Amerika, adalah sesuatu yang tidak profesional dan bertanggungjawab.

Sehari sebelumnya, pada hari Kamis (3/11/2011), dinas intelijen Amerika mengeluarkan laporan berjudul “Mata-mata Asing Mencuri Rahasia Ekonomi Amerika di dunia Cyber“.

Laporan itu dikeluarkan oleh kantor Kontra Intelijen Nasional, yang merupakan bagian dari kantor Direktur Intelijen Nasional Amerika. Data intelijen ini dikumpulkan dari lembaga seperti CIA, NSA, dan FBI, serta laporan pihak swasta Amerika.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Kantor Kontra Intelijen Amerika menyimpulkan bahwa ancaman spionase yang terkait dengan pencurian hak cipta dan rahasia-rahasia di bidang perdagangan makin meningkat.

Mata-mata cyber kini menjadi ancaman yang lebih besar ketimbang spionase dengan metode yang lebih tradisional. Internet memungkinan pencurian data dengan cara cepat dan dalam jumlah besar, secara anonim dan sulit dideteksi.

Spionase cyber tertarik dengan informasi dan teknologi di bidang komunikasi, informasi bisnis, teknologi militer khususnya sistem angkatan laut dan udara, serta rahasia di bidang kesehatan dan obat-obatan, demikian kesimpulan dinas intelijen Amerika.

Meski menekankan bahwa sulit untuk membuktikan bahwa spionase itu didalangi oleh Negara, namun laporan itu menuding China sebagai Negara yang paling aktif dan gigih melakukan spionase dalam bidang ekonomi.

Perusahaan-perusahaan swasta Amerika dan para ahli keamanan cyber telah melaporkan adanya serangan dan gangguan jaringan komputer yang berasal dari China. Namun, komunitas intelijen Amerika tidak bisa memastikan siapa yang bertanggung jawab.

Antara tahun 2009 hingga 2011, jaringan komputer milik badan pemerintah Amerika, perusahaan swasta, universitas serta lembaga-lembaga lainnnya yang memiliki informasi sensitif di bidang ekonomi dalam jumlah besar, telah menjadi target spionase. Sebagian besar kegiatan mata-mata ini dilakukan di China.

Kantor Kontra Intelijen Nasional Amerika juga menuding Dinas Rahasia Rusia berada dibalik kegiatan mata-mata atas informasi ekonomi dan teknologi milik perusahaan-perusahaan swasta Paman Sam. Mereka menuding Moskow menggunakan intelijen manusia serta cyber dan sejumlah operasi lainnya untuk mengumpulkan informasi dan teknologi untuk mendukung pembangunan ekonomi dan keamanan Rusia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Pemberontak Libya Minta Bayaran
Tulisan selanjutnya Tentara Zionis Cegat Dua Kapal Kemanusiaan ke Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?