Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Bala’ Menghapus Dosa, Meninggikan Derajat

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Juli 2025 13:40 1:40 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 Juli 2025 13:38
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

Bala’ adalah rahmat Allah yang menghapus dosa dan mengangkat derajat hamba-Nya menuju kesempurnaan iman

Hidayatullah.com | SALAH satu bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya adalah dengan menurunkan Bala’ (ujian/musibah) kepada mereka. Bagi orang beriman, Bala’ bukanlah bentuk azab, melainkan jalan untuk menghapus dosa dan menaikkan derajat di sisi Allah.

1. Menghapus Dosa

Rasulullah ﷺ bersabda:

    عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ وَأَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ:

Baca Juga

Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
Jihad Santri di Era Modern
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
KH. Abdullah Said dalam Liputan Majalah Panji Masyarakat

    “مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ، وَلَا وَصَبٍ، وَلَا هَمٍّ، وَلَا حُزْنٍ، وَلَا أَذًى، وَلَا غَمٍّ، حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا، إِلَّا كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ.”

Dari Abu Sa’id Al-Khudri dan Abu Hurairah radhiyallāhu ‘anhuma, dari Nabi ﷺ, beliau bersabda: “Tidaklah seorang Muslim tertimpa rasa lelah, sakit, kekhawatiran, kesedihan, gangguan, atau kegundahan, bahkan hingga duri yang menusuknya, kecuali Allah akan menghapus dosa-dosanya karena itu.”    (HR. al-Bukhari no. 5641 dan Muslim no. 2573).

Bahkan duri kecil yang menusuk tubuh kita, jika kita hadapi dengan sabar, maka itu menjadi sebab dihapusnya dosa-dosa kita. Apalagi musibah yang lebih besar.

2. Sarana untuk Meningkatkan Derajat

Kadang seorang hamba memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah, namun amalan ibadahnya tidak cukup untuk mencapainya. Maka Allah memberikan Bala’ sebagai jalan mencapai derajat itu.

Rasulullah ﷺ bersabda:

    عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:

    “إِنَّ الرَّجُلَ لَتَكُونُ لَهُ عِندَ اللَّهِ الْمَنْزِلَةُ، فَمَا يَبْلُغُهَا بِعَمَلٍ، فَلَا يَزَالُ اللَّهُ يَبْتَلِيهِ بِمَا يَكْرَهُ حَتَّى يُبَلِّغَهُ إِيَّاهَا.”

Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya seseorang memiliki kedudukan di sisi Allah yang tidak bisa ia capai dengan amalannya, maka Allah terus mengujinya dengan hal-hal yang ia benci, hingga ia mencapai derajat itu.” (HR. Abu Ya’la, dihasankan oleh Imam al-Tirmidzi dalam Sunan-nya, hadis hasan gharib)

Ini adalah bentuk karunia dan kemuliaan. Ibadahnya biasa saja, tapi karena Allah menginginkan kebaikan yang lebih untuknya, maka dia diuji hingga terangkat derajatnya.

3. Tanda Cinta dan Kebaikan dari Allah

Nabi ﷺ juga bersabda:

    عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ، قَالَ رَسُولُ الله ﷺ:

    “مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ.”

Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, maka Allah akan memberikan musibah padanya.” (HR. al-Bukhari no. 5645).

Bala’ adalah tanda Allah menginginkan kebaikan. Tapi seringkali kita memandang musibah itu dari kacamata dunia: “Kenapa saya yang diuji?”, “Saya sudah shalat, saya muslim”, “Kenapa orang kafir hidupnya enak?”

Inilah yang berbahaya, karena jika kita tidak memahami cara pandang syariat terhadap ujian, seseorang bisa jatuh kepada putus asa, protes kepada takdir, bahkan murtad.

Padahal musibah adalah kasih sayang, bukan hukuman, bagi hamba yang beriman.

Sesungguhnya seseorang mencapai kedudukan di hadapan Allah subhanahu wa ta’ala, yang mana kedudukan itu tidak akan dia capai dengan amalan dia. Maka Allah akan menurunkan bala’ kepada dia dengan apa-apa yang dia tidak sukai, sampai dia di level itu.

Dengan kata lain, Allah ingin menaikkan posisi dan kualitas hamba itu di sisi-Nya, dan caranya adalah dengan ujian/bala’. Artinya, keimanan dan maqām spiritualnya ditingkatkan.

Penduduk Gaza Contoh Nyata

Lihatlah saudara-saudara kita di Gaza. Mereka terus diuji dengan bala’ yang berat: perang, blokade, kemiskinan, kehilangan keluarga. Tapi mereka tetap teguh dalam iman.

Bala’ diturunkan kepada mereka karena kualitas keimanan mereka tinggi, dan Allah ingin menjaga dan bahkan mungkin meninggikan level imannya lagi. Mungkin di luar penduduk Gaza tidak akan sanggup menerimanya.

Ini menunjukkan bahwa tingkatan mereka di sisi Allah sangat tinggi. Tidak mungkin Allah menurunkan bala’ sehebat itu kecuali pada hamba-hamba yang Allah cintai dan kehendaki untuk ditinggikan derajatnya.

Imam Nawawi dalam Tahdzīb al-Asmā’ wa al-Lughāt menyebutkan Gaza sebagai tempat kelahiran Imam Syafi’i, dan menyebutnya sebagai tanah yang diberkahi, karena kedekatannya dengan Baitul Maqdis dan karena keberkahan orang-orangnya.

Hadis dari Muhammad bin Khalid dari ayahnya dari kakeknya, semuanya sahabat Nabi ﷺ, menyebutkan:

    “إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا سَبَقَتْ لَهُ مِنْ اللهِ مَنْزِلَةٌ، لَمْ يَبْلُغْهَا بِعَمَلٍ، ابْتَلَاهُ فِي جَسَدِهِ، أَوْ فِي مَالِهِ، أَوْ فِي وَلَدِهِ، ثُمَّ صَبَرَ حَتَّى يُبَلِّغَهُ اللَّهُ الْمَنْزِلَةَ الَّتِي سَبَقَتْ لَهُ مِنْهُ.”

“Sesungguhnya apabila Allah telah menetapkan kedudukan tinggi bagi seorang hamba namun ia tidak sanggup mencapainya dengan amalnya, maka Allah mengujinya pada badannya, hartanya, atau anaknya. Kemudian jika ia bersabar, maka Allah menyampaikannya pada kedudukan tersebut.” (HR. Aḥmad dan al-Ḥākim).

Jasmani sakit, kecelakaan, kekurangan harta, PHK, kebangkrutan, utang, kehilangan usaha, anak bandel, anak sakit, atau bahkan keluarga wafat harus dipandang sebagai salah satu bala’ dan bagian dari cara Allah menaikkan derajat iman. Sebab dengan bala’ itulah Allah sedang ingin mengangkat derajat kita.

Hikmah

Di zaman ini, kita bisa melihat langsung bagaimana janji-janji Allah itu benar. Ada kaum yang tetap istiqamah dalam keimanan, walaupun mereka dihina, dikepung, dibantai.

Tapi tidak ada statistik bunuh diri dari kalangan mereka. Justru yang banyak bunuh diri adalah musuh mereka sendiri.

Kita harus banyak-banyak bersyukur, sabar, dan memandang musibah sebagaimana pandangan syariat, bukan dengan hawa nafsu. Maka kita akan tetap tegar, istiqamah, dan optimis walaupun ujian datang.

Semoga kajian ini memberikan pencerahan kepada kita semua untuk lebih sabar dalam menghadapi ujian, tidak berprasangka buruk kepada Allah dan melihat musibah sebagai anugerah tersembunyi yang menghapus dosa dan meninggikan derajat.*/Thoriq

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bala’cobaanHeadlineImanmenaikkan derajat imanmenghapus dosaPilihan Redaksiujian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umrah Ramadhan Arab Saudi Tingkatkan Efisiensi, Saudi Tutup 267 Platform Digital Pemerintah
Tulisan selanjutnya DPRD Lampung Dukung Penuh Pembentukan Perda Anti-LGBT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action

Berita
31 Oktober 2026 10:09
Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
Menteri Ekstremis Zionis Terobos Masjidil Aqsha Jelang Pemilu ‘Israel’

Terbaru

  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
  • LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor

Mungkin Anda Juga Suka

Lentera Hidup

Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!

30 September 2026 19:34
Sejarah

Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam

29 September 2026 12:00
Hikmah

Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi

29 September 2026 08:30
Kajian

Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah

15 September 2026 13:13
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?