Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Gaya Hidup Muslim

Merawat Benih Cinta dalam Keluarga

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2019 08:34 8:34 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Oktober 2019 08:22
Bagikan
[Ilustrasi] Sepasang suami istri keluarga Muslim.
Bagikan

CINTA itu laksana tanaman. Ia harus dirawat. Agar tumbuh subur dari hari ke hari. Apalagi, ketika hama mencoba menyerang. Harus bersegera mencari obatnya. Pun demikian pupuknya. Agar sehat lagi kuat.

Dalam biduk rumah tangga, tidak sedikit aneka macam hama, mencoba menyerang.

Datangnya dari berbagai macam arah. Tak terkecuali dari masing-masing pasangan.

Umpama; mulai merasa tidak ada kecocokan. Menemukan reka-ragam sifat/perilaku yang kurang dikenani dari pasangan. Dan seterusnya.

Bila ini tak dicoba ‘diobati’, sudah barang tentu akan layu dan matilah cinta itu.

Baca Juga

Gaya Hidup Minimalis: Kunci Kesehatan Mental di Tengah Hidup Serba Cepat
Sya’ban Tangga Penting Sukses Ramadhan
Teladan Rasulullah untuk Para Suami
Tawakkal dalam Bekerja
Awasi Makananmu, Selamat Hidupmu!

Muncullah riak-riak. Yang bukan mustahil, pada endingnya berakhir dengan karamnya bahtera rumah tangga.

Aduhai. Ngeri sekali akibatnya. Dan itulah fenomena yang kita saksikan pada figur negeri ini. Khususnya dunia keartisan.

Namun, bukan mustahil, itu akan menimpa keluarga kita, bila tidak diantisipasi. Na’udzubillah.

Untuk mengerai persoalan ini, maka kita harus tahu dulu penyebab utama tumbuhnya ‘hama’ cinta ini.

Hemat penulis ada dua biangnya. Pertama; kuatnya menuntut pemberian hak masing-masing.

Dan yang kedua; adanya salah titik fokus dalam menilai pasangan. Berpusat kepada kekurangan pasangan.

Karena demikian persoalannya, maka sebagai langkah pengobatannya, lakukan dua hal pula.

Pertama; enyahkan keinginan untuk mendapatkan hak. Tapi berusahalah untuk masing-masing diri menunaikan kewajiban terhadap pasangan semaksimal mungkin. Dengan demikian, tidak akan ada yang saling menuntut satu sama lain. Yang ada adalah berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi pasangan.

Itulah teladan yang dituntunkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Misal, betapa beliau tidak marah-marah, ketika pulang rumah, tidak didapati makanan di meja makan.

Untuk membesarkan dan menghibur hati sang istri, beliau bertutur; “Aku tengah berpuasa hari ini.”

Lapanglah hati sang istri. Tidak diselimuti oleh rasa bersalah, karena tidak mampu memberikan pelayanan terbaik bagi sang suami tercinta. Menghidangkan makanan.

Selanjutnya, untuk solusi yang kedua; cobalah melatih diri untuk mengganti pusat penilaian. Tidak lagi pada kelemahan pasangan. Tapi pada kelebihan lain yang dimiliki.

Itulah yang dilakukan oleh Umar bin Khatthab. Beliau bersabar menghadapi istrinya yang acap ‘memarahi’nya, karena beliau menyadari akan besarnya andil sang istri dalam urusan rumah tangga.

Istrilah yang memasakkan, mengurus kebersihan rumah, mencuci baju, dan juga mendidik anak-anak, tatkala beliau keluar rumah. Pekerjaan yang tidak ringan.

Coba ingat-ingat. Apa yang terjadi di rumah, ketika istri tengah sakit. Bukankah suami kalang kabut mengurusi segala sesuatunya.

Soal makan. Soal rumah. Baju kotor. Urusan anak. Dan seterusnya. Semuanya menyita waktu dan pikiran. Yang tidak sedikit para suami ‘tumbang’ mengatasinya.

Demikian pula para istri. Cobalah perhatikan para suami itu dalam bekerja. Peras keringat. Banting tulang. Tersengat matahari. Itu semua untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga yang menjadi kewajibannya.

Bila masing-masing mampu mengalihkan titik penilaian, pada masing-masing kelebihan dari pasangan, maka insya Allah benih cinta akan mampu tumbuh kembang dengan baik.

Dan ini pula yang dituntunkan dalam al-Qur’an.

“Dan janganlah kamu melupakan keutamaan di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Melihat segala apa yang kamu kerjakan.” (al-Baqarah: 237).* Khairul Hibri

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cintaistriKeluargasuamisuami istri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 134.600 Jiwa Penyintas Gempa Maluku Masih Butuh Bantuan
Tulisan selanjutnya Kapolda Papua: TNI dan Polri Akan Jamin Keamanan Wamena

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Gaya Hidup Muslim

Hati-Hati dalam Timbangan dan Takaran

16 November 2022 11:58
Gaya Hidup Muslim

Beginilah Islam Memuliakan Pembantu

7 November 2022 13:30
Gaya Hidup Muslim

Sibuk Mengoreksi Diri Sendiri

18 Oktober 2022 09:00
Gaya Hidup Muslim

Berapa Kali Kita Mengkhatamkan Al-Quran?

9 Oktober 2022 08:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?