Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Hikmah

Imam Ar Razi Tak Gengsi Berguru Kepada Muridnya

Thoriq
Terakhir diupdate: 27 Juni 2014 06:52 6:52 am
Thoriq
Dipublikasikan 27 Juni 2014 06:10
Bagikan
Bagikan

AZIZUDDIN AL MARWAZI yang merupakan ulama ahli nasab, suatu saat mendatangi Imam Fakhruddin Ar Razi yang merupakan ulama besar berkharisma yang disegani waktu itu dalam rangka menuntut ilmu.

Azizuddin Al Marwazi pun membaca kitab dengan beralasan tikar di hadapan Imam Fakhruddin Ar Razi  sedangkan sang guru duduk di kursinya untuk  menyimak.

Sampai suatu saat Imam Fakhruddin menyampaikan kepada Azizuddin Al Marwazi,”Aku mengiginkan engkau menulis untukku kitab tipis mengenai nasab para penuntut ilmu untuk aku pelajari. Aku tidak menginginkan mati dalam keadaan bodoh tentang perkara itu”.

Azizuddin pun akhirnya menuliskan untuk sang guru kitab tersebut dengan judul Al Fakhri. Tatkala Azizuddin menyerahkan kitab itu, Imam Fakhruddin pun turun dari tempat duduknya dan duduk bersama Azizuddin di atas tikar, kamudian mengatakan kepada Azizuddin,”Duduklah di atas kursi ini”. Azizuddin pun tidak langsung menjalankan perintah sang guru, karena wibawa sang guru di hadapannya cukup kuat, hingga Imam Fakhruddin Ar Razi mengulangi perintahnya,”Duduklah seperti apa yang aku katakan kepadamu!” Karena kewibawaan sang guru, akhirnya Azizuddin pun akhirnya bersedia duduk di kursi sang guru.

Imam Fakhruddin Ar Razi yang duduk di atas tikar pun segera membaca kitab Al Fakhri karya sang murid yang duduk di kursi sang guru, dan beliau bertanya mengenai hal yang perlu untuk ditanyakan dalam kitab itu.

Baca Juga

Menyiapkan Kurban Terbaik tanpa Memaksa Diri di Luar Kesanggupan
Kisah Jenaka Qurban: 1 Ekor Ayam Ditebus 30 Domba
Empat Kategori Ucapan: Mana yang Layak Disampaikan?
Ujian 1.000 Dinar: Antara Perut Lapar dan Integritas yang Tak Terbeli
Hamba Allah: Antara Mengejar dan Dikejar Rezeki

Setelah selesai membaca, Imam Fakhruddin pun menyampaikan kepada Azizuddin Al Marwazi,” Sekarang duduklah di tampat yang engkau sukai. Untuk ilmu ini, engkau adalah guruku, aku mengambil manfaat darimu, dan berguru padamu. Dan bukanlah beradab kecuali jika murid duduk di bawah gurunya”.

Setelah itu Azizuddin pun berdiri dari singgasana gurunya dan duduk di tikar, dan kambali Imam Fakhruddin Ar Razi menempati singgasana beliau. Kemudian Azizuddin yang membaca kitab yang biasa ia baca sedangkan Imam Fakhuruddin menyimaknya. (lihat, Mu’jam Al Udaba, 2/654,655)

Dr. Abdul Hakim Al Anis dalam Adab Al Muta’allim memberi komentar mengenai kisah ini,”Di waktu itu, umur Azizuddin 34 tahun sedangkan umur Imam Fakhruddin Ar Razi 63 tahun! Betapa ilmu amat berharga, hingga Imam Ar Razi bersedia berguru kepada orang yang seusia dengan anaknya”.

 

Redaktur: Thoriq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesantren Didorong Manfaatkan Layanan Open Source
Tulisan selanjutnya Mahasiswa Al Azhar Isi Musim Panas dengan Tahfidz Al Qur`an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

HikmahKajian

100 Dinar yang Berputar: Spirit Berbagi Salaf Saleh di Hari Raya

28 Maret 2026 10:00
Hikmah

Kisah Jenaka Hari Raya (6) : Adab di Atas Ilmu

26 Maret 2026 13:00
HikmahKajian

Kisah Jenaka Hari Raya (5) : Senjata Makan Tuan

25 Maret 2026 10:13
HikmahKajian

Kisah Jenaka Hari Raya (4) : Lebaran, Menjilat Sultan, dan Urusan Kavling Surga

24 Maret 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?