Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Hikmah

Al Hakam Billah dan Perhatiannya pada Ilmu 

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Januari 2024 15:04 3:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Januari 2024 15:30
Bagikan
Bagikan

Para sejarawan menyebut di masanya,  “puncak keemasan ilmu pengetahuan dan sastra Arab di Spanyol” lebih dari itu, ia merupakan dikenal negarawan dengan kecintaan akan perdamaian

Hidayatullah.com | AL-HAKAM AL-MUNSTANSHIR BILLAH atau Abu al-Ash al-Mustashir Billah al-Hakam. Merupakan khalifah kesembilan di Andalusia apabila Abdurrahman ad-Dakhil dihitung sebagai khalifah pertama dan khalifah kedua setelah ayahnya, Abdurrahman III.

Dia mampur menduduki dan mempertahankan mahkota kekuasaannya selama enam belas tahun setelah ayahnya wafat dan hidup hingga usia enam puluh tiga tahun. Al-Hakam Al-Mustanshir Billah merupakan sosok pemimpin yang baik, baik ucapan, sikap maupun perilakunya serta memuliakan orang yang menghadap kepadanya.

Al-Hakam mampu mengoleksi buku-buku dalam jumlah besar, menarik, dan istimewa, dengan ketenaran, memiliki reputasi yang pengetahuan, kecerdasan, keagungan, baik, dan perilaku yang terhormat.

AI-Hakam seringkali mendatangkan karya-karya ilmiah dari berbagai penjuru negeri dan daerah dengan menggelontorkan dana dalam jumlah besar untuk mensukseskan agenda tersebut hingga menguras simpanan kekayaannya.

Baca Juga

Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
Menyiapkan Kurban Terbaik tanpa Memaksa Diri di Luar Kesanggupan
Kisah Jenaka Qurban: 1 Ekor Ayam Ditebus 30 Domba

Meskipun demikian, Al-Hakam sangat menyukainya lebih mengutamakannya dibandingkan kesenangan-kesenangan para penguasa pada umumnya. Karena itu, tidak mengherankan apabila ilmu dan pengetahuannya semakin luas sehingga pandangan-pandangannya semakin mendalam dan tajam.

Di masa pemerintahannya sangat bagus dan cukup terpandang. Para sejarawan menyebut masa ini dengan sebutan “puncak keemasan sastra Arab di Spanyol”. Lebih dari itu, ia merupakan seorang cendekiawan dan negarawan yang terkenal dengan kecintaan akan perdamaian.

Di masa kekuasaannya, Kota Cordova mencapai puncak kemajuan dan keemasannya. Apalagi kota ini dijadikan sebagai ibu kota Daulah Umayyah II dan tempat istana kekhalifahan di dunia Barat.

Al-Hakam memiliki pengetahuan yang bait tentang tokoh-tokoh dan nasab mereka serta berbagai peristiwa penting yang menemani kesendiriannya.

Saudaranya bernama Abdullah, yang lebih dikenal dengan AI-Walad juga memiliki karakter yang sama, yaitu sangat mencintaì ilmu. Abdullah dibunuh ketika ayahnya masih berkuasa.

Al-Walad adalah istilah masyarakat Andalusia yang hanya disematkan kepada para pemimpin, dan biasanya menjadi sebutan khusus bagi Putra Mahkota.

Al-Hakam merupakan sosok yang dapat dipercaya dalam periwayatan yang dikutip dan disampaikannya.  Ibnul Abar berkata; “Inilah realitanya dan masih banyak buku-buku yang berhasil dikoleksinya.”

Dalam kesempatan lain, Ibnul Abar berkata, “Sungguh mengherankan, bagaimana lbnu Al-Faradhi dan lbnu BasykAwwal tidak menyebutkannya. Gelarnya Abu Al-Ash dan menjabat sebagai kepala pemerintahan pada tahun tiga ratus lima puluh Hijriyah setelah ayahnya.

Jarang kami mendapati sebuah buku koleksinya, kecuali ia telah membacanya terlebih dahulu atau memperhatikan klasifikasinya, termasuk bidang apa buku tersebut. Al-Hakam juga menulis nasab penulis, kelahiran, dan wafatnya.

Kemudian mengemukakan tentang peristiwa-peristwia asing, yang tiada ditemukan kecuali darinya. Karena ia mempunyai kepedulian tentang hal itu.

Al-Hakam Al-Mustanshir Billah wafat di Istana Cordova pada tanggal dua Shafar tahun 366 H. Semoga Allah Swt senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepadanya.

Al-Hakam merupakan salah seorang pemimpin yang tegas dan keras dalam membersihkan budaya minum-minuman keras dari lingkungan pemerintahannya. Al-Hakam wafat di Al-Falij.

Kekuasaan selanjutnya diserahkan kepada puteranya bernama Al-Mu’ ayyad Billah Hisyam, yang ketika itu baru berusia sembilan tahun. Jalannya roda pemerintahan diserahkan kepada Al-Hajib Abu Amir Muhammad bin Abdullah bin Abu Amir Al-Amiri Al-Qahthani yang bergelar Al-Manshur, dan kepada dialah semua urusan pemerintahan dilimpahkan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:CordobaHakam BillahHeadlineilmu pengetahuanPilihan Redaksisastra ArabSpanyol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Tolak Solusi Dua Negara Buatan Barat di Tanah Palestina
Tulisan selanjutnya Banyak Tentara Cadangan ‘Israel’ Menolak Dikirim Perang ke Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer

Berita
1 November 2026 16:49
Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026

Terbaru

  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
  • LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Mungkin Anda Juga Suka

Hikmah

Empat Kategori Ucapan: Mana yang Layak Disampaikan?

12 April 2026 09:02
Hikmah

Ujian 1.000 Dinar: Antara Perut Lapar dan Integritas yang Tak Terbeli

8 April 2026 10:00
Hikmah

Hamba Allah: Antara Mengejar dan Dikejar Rezeki

4 April 2026 18:18
HikmahKajian

100 Dinar yang Berputar: Spirit Berbagi Salaf Saleh di Hari Raya

28 Maret 2026 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?