Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

Mendidik Buah Hati dengan Penugasan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2017 12:34 12:34 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Agustus 2017 12:34
Bagikan
Bagikan

Oleh: Usmanul Hakim

 

PENDIDIKAN adalah kewajiban setiap orang tua terhadap anak-anaknya. Berbagai metode dalam mendidik perlu dilakukan diantaranya adalah penugasan.

Sudah biasa berlaku dalam lingkup rumah tangga jika anak-anak mengajukan permintaan mereka kepada orang tua. Minta dibuatkan susu atau makanan, minta dimandikan, minta mainan bahkan minta digaruk ketika merasa gatal, dll. Orang tua dengan kasih sayangnya tentu tidak akan merasa keberatan menuhi permintaan buah hatinya itu, bahkan tengah malam sekalipun.

Namun, orang tua juga tidak salah jika mereka memberikan beberapa penugasan kepada anak-anaknya. Seperti meminta anak-anak membersihkan kamar mereka, membuang sampah, menbantu mengambil sesuatu, atau berbelanja ke warung terdekat. Tentunya penugasan itu adalah untuk tujuan pendidikan dan disesuaikan dengan kemampuan dan kapasitas anak-anak.

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha

Sejarah mencatat bahwa para Nabi dan juga para sahabat dididik dengan berbagai penugasan. Nabi Ibrahim A.S. mendapat tugas dari orang tuanya untuk membantu membuat patung. Nabi Muhammad Shalalallahu ‘Alaihi Wassallam pernah mengembala kambing, begitu juga Nabi Musa A.S. Sahabat Umar Ibn Khatab ditugasi oleh ayahnya untuk mengembala unta dan mencarikan kayu bakar untuk bibiknya.

Dengan tempaan yang berupa penugasan inilah  para tokoh tersebut dibentuk lahir dan batinnya dan berlanjut menjadi manusia utama dan mulia. Dengan begitu mereka siap memikul berbagai amanat yang dibebankan kepada mereka, amanat kepemimpinan bahkan amanat kenabian.

Dari penjelasan di atas dapat diketahui penugasan mempunyai manfaat yang besar diantaranya:

Pertama, menanamkan kemandirian.

Penugasan yang diberikan oleh orang tua kepada buah hatinya akan menghilankan sikap manja dan tergantung kepada orang lain. Anak diajari untuk menyelesaikan berbagai permasalahannya sendiri mulai hal-hal yang sepele dan bersifat pribadi secara bertahap sampai pada hal-hal yang rumit.

Baca: Enam Prinsip Mendidik Anak

Kemandirian ini akan menjadi bekal yang sangat berguna ketika dewasa nanti. Dengan kemandirian, seseorang akan mengandalkan jerih payah tangannya sendiri dalam menghidupi keluarganya. Tidak mengandalkan bantuan orang lain. Dengan demikian kehormatan dan kemuliaannya akan selalu terjaga.

Kedua, menanamkan Tanggungjawab

Tugas adalah tanggungjawab. Jika orang tua memberikan penugasan kepada anaknya berarti ia telah memberikan sebuah tanggung jawab di pundak anaknya. Orang tua berkewajiban membantu anaknya untuk mempertanggungjawabkan tugas-tugasnya. Sejauhmana tugas dilaksanakan? Kesulitan apa yang dialami? Dan bagaimana penyelesaiannya?

Mendidik, bukan hanya sekedar memberi tugas namun juga mengarahkan dan mengawal dalam pelaksanaan tugas.

Kamudian orang tua berkewajiban meminta pertangggungjawaban dari tugas yang diberikan. Orang tua berhak memberikan penilaian, evaluasi dan saran terhadap tugas anaknya. Sembari juga memberi reward, pujian dan dorongan sesuai keperluannya. Yang jelas, mendidik dengan menugasi adalah pendidikan tanggungjawab.

Ketiga, mengasah skill dan kreatifitas

Kisah nabi Muhammad Shalalallahu ‘Alaihi Wassallam, cukup menjadi contoh dalam hal ini. Dengan membatu pamannya Abu Tholib berdagang, jadilah Beliau cakap dalam keterampilan berdagang. Sehingga pantaslah Khadijah sang saudagar kaya merasa yakin melepas barang dagangannya di tangan Rasulullah muda, dan terbukti menguntungkan.

Baca: Tugas Kita, Bukan Sekolah

Dalam pelaksanaan tugas tentu akan didapati berbagai kendala dan hambatan. Di sinilah anak didik dituntut berkreasi mencari jalan keluar terbaik. Dengan demikian pemikiran anak-anak akan terbiasa kreati. Kreatif yang benar tentunya. Sehingga diharapkan nantinya anak-anak menjadi priadi-bribadi yang tangguh, kreatif secara benar dewasa nanti.

Mengambil hikmah pendidikan dengan penugasan yang dialami para nabi dan sahabat, sekaligus melihat pentignya metode penugasan, KH Abdullah Syukri Zarkasyi, menulis dalam bukunya Managemen Pesantren: Pengalaman Pondok Modern Darussalam Gontor bahwa salah satu metode mendidik yang harus dilakukan adalah penugasan.

Oleh karena itu, santri-santrinya diberikan penugasan dalam banyak kegiatan namun terukur guna menjadi bekal sekembalinya mereka  ke masyarakat.

Pada akhir tulisan ini, penulis ingin mengingtakan kembali bahwa memberi penugasan sebagai pendidikan orang tua kepada anak-anak adalah perlu dilakukan. Paling tidak agar anak-anak dapat mandiri dan tidak manja, bertanggungjawab dan dapat mengasah skill serta kreatifitas mereka.

Namun juga perlu diingat pemberian tugas harus proporsional dengan keadaan dan kemampuan anak-anak. Jangan sampai berlebihan dan keterlaluan. Betullah petuah orang bijak, “Celaka bagi mereka yang tidak mengetahui kadar kemampuaannya.” Demikian pula orang tua, celakalah bagi yang tidak memahami kadar kemampuan anak-anaknya. Wallahu’alam.*

Guru di PP Al-Ikhlas Taliwang, KSB, NTB

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakbuah hatiorang tuaorangtuapendidikan anakPenugasanskilltugas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat Selidiki Kemungkinan Uber Melanggar UU Suap
Tulisan selanjutnya Pilih Paket Wisata Atau Rencanakan Perjalanan Sendiri, Ini Plus Minusnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?