Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

Daripada Lihat Komedi, lebih Berkah Bercanda Bersama Istri

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 Januari 2014 14:00 2:00 pm
Ahmad
Dipublikasikan 29 Januari 2014 13:33
Bagikan
Daripada lihat acara komedi di TV, lebih sehat bergurau sama anak-istri
Bagikan

BELAKANGAN ini fenomena keretakan rumah tangga hampir sering sekali terjadi. Tidak saja dari kalangan masyarakat biasa, tetapi juga selebriti dan pejabat. Hal ini menunjukkan bahwa ada titik atau potensi ketidakharmonisan dalam rumah tangga yang gagal dibenahi secara tepat.

Sangat tidak lucu jika ketidakharmonisan rumah tangga juga dialami keluarga Muslim. Bukankah Rasulullah adalah seorang suami yang terdapat banyak sekali teladan yang bisa menjadi solusi dari problem kerumahtanggaan keluarga Muslim?

Firman Allah mengatakan;

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيراً

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik.” (QS: al-Ahzab [33]: 21)

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha

Secara maknawi tidak hanya terletak pada aspek ibadah secara formal, tetapi melingkupi seluruh sisi kehidupan beliau, termasuk dalam hal kerumahtanggaan.

Sebagai suami Rasulullah tidak pernah menomorduakan istrinya dengan apa pun. Ketika di dalam rumah maka beliau akan menyibukkan diri bersama istrinya. Mulai dari makan sepiring berdua, saling menyisir rambut, bersenda guraru berdua dan bahkan mandi bersama.

Berbeda dengan kebanyakan suami saat ini. Dengan dalih pekerjaan, seorang suami masih asyik dengan gadgetnya ketika di dalam rumah. Bahkan, selepas kerja, untuk mengusir penat seharian karena pekerjaan tidak sedikit suami yang melihat televisi hanya untuk melihat komedi. Hampir tidak ada perhatian yang memadai terhadap istri, apalagi interaksi yang menyenangkan hati.

Bercandalah dengan Istri

Sebagai seorang Muslim yang juga memiliki istri, maka tidak sepatutnya seorang suami menghabiskan waktunya kala di dalam rumah tidak dalam rangka membina hubugan bermutu antara suami dan istri.

Rasulullah adalah contoh terbaik untuk diteladani para suami. Beliau meskipun sibuk mengurusi kepentingan umat, kala di dalam rumah bersama istri beliau tampil sebagai sosok yang romantis dan sangat lemah lembut terhadap istrinya.

Bahkan beliau menyempatkan waktu bercanda bersama istri, tentu dengan candaan yang tetap penuh adab, kesopanan dan keluhuran akhlak. Sebuah hadits hasan yang diriwayatkan oleh Thabrani menyebutkan bahwa Rasulullah adalah orang yang paling banyak bergurau bersama istri-istrinya.

“Rasulullah Shallallahu Alayhi Wasallam adalah orang yang paling banyak bergurau bersama istri-istri beliau.”

Artinya, kala di rumah Nabi tidak sibuk dengan urusan apa pun selain membahagiakan istrinya. Bercanda atau bergurau adalah satu cara ampuh yang digunakan Nabi untuk membahagiakan dan menenangkan hati istrinya.

Suatu saat Aisyah berkata, “Suatu hari Saudah mengunjungi kami, dan Rasulullah duduk di antara diriku dan Saudah. Sedangkan satu kaki beliau berada di pangkuanku dan satunya berada di pangkuan Saudah.

Maka kubawakan untuknya makanan (yang terbuat dari bahan tepung dan air susu) lalu kukatakan, “(Demi Allah), makanlah atau aku akan megotori wajahmu.” Dia lalu menolak dengan berkata, “Aku tak akan mencicipinya.”

Lalu, kuambil makanan dari mangkuk yang besar dan kulumurkan ke wajahnya. Nabi Shallallahu alayhi Wasallam tertawa. Lalu beliau mengangkat kaki belaiu dari pangkuan Saudah, agar ia bisa membalasku. Beliau berkata kepada Saudah, “Kotorilah mukanya!” Lalu dia mengambil makanan dari mangkuk besar dan melumurkannya ke mukaku, dan Rasulullah tertawa.” (HR:  An-Nasa’i).

Dari dua hadits tersebut dapat diambil pemahaman bahwa kala di Rumah Rasulullah selalu meluangkan waktu untuk bercanda atau bersenda gurau dengan istri-istrinya. Rasulullah memang tidak pernah menomorduakan istrinya kala di rumah.

Beliau sangat sayang, cinta dan penuh perhatian kepada istri-istrinya. Bahkan beliau tidka pernah dalam sehari pun tidak mencium istrinya. Subhanallah. Jika demikian, masihkah para suami akan mencari kelucuan dalam komedi, sementara bersama istri bisa bergurau bersama yang efeknya tentu sangat menentramkan dan membahagiakan hati.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Tiga Relawan ACT di Dapur Umum Posko Banjir
Tulisan selanjutnya Waspadai Isu Feminisme di Lembaga Dakwah Kampus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?