Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Berpikir Positif dan Cara Islami Menyikapi Kegagalan [1]

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Januari 2016 11:05 11:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Januari 2016 11:45
Bagikan
Proses panjang yang dilalui dalam mewujudkan mimpi, bukanlah proses yang mudah semudah membalik telapak tangan
Bagikan

SETIAP orang tentu memiliki impian, cita-cita, dan tujuan hidup.Hanya saja berbeda langkah dalam merealisasikannya. Setiap kita tentu pernah bermimpi bukan?

Mimpi akan menjadi suatu kenyataan jika kita bangun dan bertindak nyata untuk merealisasikan mimpi. Sedangkan mimpi menjadi sebatas angan-angan jika kita terus tidur dan tidak melakukan tindakan apapun dalam mewujudkan mimpi.

Proses panjang yang dilalui dalam mewujudkan mimpi, bukanlah proses yang mudah semudah membalik telapak tangan. Butuh kesabaran dan ketahanan berjuang dalam merealisasikan hal yang diimpikan.Apalagi ketika menemui batu sandungan yang bernama kegagalan.Di sinilah banyak terjadi seleksi alam.Tidak sedikit orang yang gagal dapat bangkit kembali melanjutkan langkah untuk meraih hal yang diimpikan.

Banyak contoh kasus yang sering terjadi di tengah-tengah kita yang berujung tragis akibat tidak kuat menanggung pahitnya kegagalan.Misalnya saja, mahasiswa yang nekat bunuh diri karena gagal mempertanggung jawabkan tugas akhirnya di hadapan dosen penguji.

Calon legislatif yang menjadi gila sebab gagal terpilih dalam pemilihan legislatif.Anak yang menjadi pemurung karena gagal menang dalam kompetisi lomba yang diikutinya.Orang tua yang bercerai karena gagal mempertahankan keharmonisan dalam rumah tangga.Dan banyak kegagalan lain baik dalam skala kecil maupun besar yang berimbas kepada hal-hal yang negatif, yang justru semakin menjauhkan kepada impian.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Hal tersebut terjadi dikalangan orang-orang yang memandang kegagalan dari sudut pandang negatif.Sungguh ironis memang, menghadapi kenyataan bahwa hidup ini banyak diisi oleh kata-kata negatif dan didominasi oleh perasaan sial.

Majdi Ubaid Al Hafizd mengatakan dalam bukunya bahwa sekitar 90% dari apa yang kita lihat dan kita dengar dari berbagai media adalah negatif.

Berita musibah dan bencana tertuang diberbagai media. Dan di sisi yang lain, dalam sehari kita memikirkan lebih dari 60.000 pikiran, 80% nya adalah pikiran-pikiran negatif. Misalnya, pikiran-pikiran negatif tentang gaji, keluarga, penyesalan terhadap masa lalu, depresi dengan masa depan, berpikir tentang pekerjaan, tentang pemimpin kita dalam bekerja dan berlarut-larut dalam memikirkan kegagalan. Pikiran-pikiran semacam ini menciptakan persaan negatif terhadap diri sendiri, sebagaimana yang dikatakan oleh Dr. Shalih Ar-Rasyid, bahwa rata-rata dalam sehari manusia berbicara dengan dirinya sendiri lebih dari 5.000 kata.

Riset menunjukkan bahwa lebih dari 77% bisikan kepada diri sendiri adalah negatif.

Seringkali kita mengatakan aku tidak mampu, aku sudah gagal, aku takut untuk memulai, aku tidak berani mencoba lagi, mustahil aku berhasil, tidak ada lagi kesempatan buatku, dan pikiran-pikiran negatif lainnya yang kita bangun sendiri.

Setiap kali kita mengulang-ulang kalimat-kalimat tersebut dengan segenap perasaan, maka ia akan menjelma menjadi keyakinan. Pikiran-pikiran semacam ini akan direkam oleh otak bawah sadar. Selanjutnya ia menjadi bagian dari kepribadian seseorang, serta berpengaruh besar terhadap kepercayaan diri dan kemampuan dirinya dalam mengatasi kegagalan.

Namun, dari sekian banyak orang yang memilih berlarut-larut dalam kegagalan, ada segelintir orang yang justru menjadikan kegagalannya sebagai batu loncatan dalam meraih kesuksesan.Mereka adalah orang-orang yang memandang kegagalan dari sudut pandang yang positif.* */Mustabsyirah Syammar (BERSAMBUNG)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:angan-angankeberhasilankegagalanpikirian positifpositif thingking
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kecam Pembakaran Kedubes, Erdogan: Eksekusi Urusan Dalam Negeri Saudi
Tulisan selanjutnya Anggota MUI Bali Raih Doktor Pendidikan Islam di UIKA Bogor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?