Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Berkah dan Nikmat Merawat Orang Sakit

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2021 08:51 8:51 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 27 Agustus 2021 11:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | BERSYUKURLAH jika kamu dipilih oleh Allah SWT untuk merawat orang sakit. Ini adalah anugerah dan nikmat yang cukup besar.

Dalam salah satu hadits diriwayatkan bahwa para malaikat mendoakan orang yang menjenguk orang sakit, apalagi merawat orang sakit, pasti akan dikaruniai pahala dan pahala yang luar biasa.

Tentu saja merawat orang sakit merupakan tantangan yang sulit. Anda harus menghadapi pasien yang terkadang cemas dan sedih, terkadang marah, mengeluh dan depresi. Dalam banyak situasi, Anda membutuhkan kesabaran tingkat tinggi dan semangat kuat untuk mengelolanya.

Berkahnya merawat orang sakit

Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

إِذَا عَادَ الرَّجُلُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مَشَى فِيْ خِرَافَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسَ فَإِذَا جَلَسَ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ، فَإِنْ كَانَ غُدْوَةً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ كَانَ مَسَاءً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ

“Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad).

Contoh terdekat adalah ketika ibumu sakit. Sebagai seorang anak, Anda harus bergiliran merawatnya. Ketika kita masih kecil, ibu rela melakukan apa saja jika kamu sakit.

Dia rela begadang semalaman agar Anda tetap sehat. Saat ibumu sakit, inilah saatnya untuk membalas semua jasa dan kebaikan yang telah dicurahkan.

Katakanlah ibumu memiliki lima anak dan masing-masing sibuk dengan pekerjaan dan kehidupannya. Jadi kita harus membuat jadwal agar semua orang bisa mengurus ibu.

Begitu besar nikmat Allah SWT merawat ibu dan ayah yang sedang sakit. Beruntunglah jika kita yang terpilih. Anda bisa memandikan, mengambil wudhu untuk sholatnya, memberikan kata-kata penyemangat dan penyemangat kepada ibu agar tidak putus asa dan berpikir baik tentang ujian Allah.

Perlu Kesabaran

Rasulullah ﷺ bersabda,

وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنَ الصَّبْرِ

“Tidaklah seseorang diberi pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.” (HR. Al-Bukhari no. 1469 dan Muslim no. 2421)

Terapi spiritual

Orang sakit membutuhkan terapi spiritual. Agar berhasil merawat dan mengelola orang sakit, Anda juga perlu memiliki nilai kasih sayang yang tinggi dalam diri Anda agar dapat menempatkan pada posisi orang yang sakit.

Orang sakit umumnya sensitif.  Perlu sopan santun, dan lemah membut terhadap nya.

Jika Anda orang yang dekat dengan pasien, Anda perlu berperan agar ia tidak merasa terbebani, atau tertekan. Ini karena emosi orang yang sakit mudah tersulit. Perlu bicara dengan nada tenang.

Jangan pernah memarahi atau bersikap keras terhadapnya. Sesungguhnya dosa-dosa orang sakit yang sabar akan diampuni oleh Allah SWT asal sabardan dengan damai dapat membantu mereka tenang dengan ujian-Nya.

Sakit adalah ujian bagi keluarga

Al-Qur’an mengatakaan, Allah memuliakan orang-orang yang bersabar ketika ditimpa musibah.

الَّذِيۡنَ اِذَآ اَصَابَتۡهُمۡ مُّصِيۡبَةٌ  ۙ قَالُوۡٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّـآ اِلَيۡهِ رٰجِعُوۡنَؕ

“(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali).” (Surat al-Baqarah ayat 156)

Memang benar bahwa rasa sakit juga merupakan ujian bagi anggota keluarga. Jika Anda dapat mengambil beban ini sebagai tanggung jawab, pahala Allah Taala cukup besar.

Pada saat yang sama, temukan waktu untuk diri sendiri sehingga Anda dapat tenang dan menerima setiap ujian itu dengan kesabaran dan penuh keridhoan.

Ladang Surga

Bagi anak, merawat orang tua adalah wasilah ke Surga. Nabi menyebut kerugian seorang anak yang tidak bisa memanfaatkan hal ini.

Dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ bersabda,

رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ثُمَّ رَغِمَ أَنْفُهُ ». قِيلَ مَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « مَنْ أَدْرَكَ وَالِدَيْهِ عِنْدَ الْكِبَرِ أَحَدَهُمَا أَوْ كِلَيْهِمَا ثُمَّ لَمْ يَدْخُلِ الْجَنَّةَ

“Sungguh merugi, sungguh merugi, sungguh merugi.” Ada yang bertanya, “Siapa, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, ”(Sungguh merugi) seorang yang mendapati kedua orang tuanya yang masih hidup atau salah satu dari keduanya ketika mereka telah tua, namun justru ia tidak masuk Surga.” (HR. Muslim no. 2551).*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:berkahkajian islamNikmatsakit
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menlu Retno Marsudi Bertemu Kelompok Taliban di Qatar, Bahas Masa Depan Afhanistan
Tulisan selanjutnya Sekolah Diminta Perkuat Prokes Saat Pembelajaran Tatap Muka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran

Berita
6 Juli 2026 10:44
Hubungan Agama dan Sains
Pemerintah, DPR, dan MUI Sambut Positif Wacana RUU Pidana LGBT
PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman

Terbaru

  • ‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania
  • PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU
  • Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
  • Vatikan Pecat Kelompok Katolik Tradisional SSPX karena Menentang Paus
  • Menko Yusril Sebut Penyebarluasan LGBT Perlu Diantisipasi demi Ketahanan Nasional
  • Serukan Balas Dendam untuk Ali Khamenei, Lautan Pelayan Serukan Kematian Trump
  • Pelatih Timnas Mesir Suarakan Solidaritas untuk Palestina di Piala Dunia 2026
  • Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki
  • Ledakan di Damaskus Dekat Hotel Presiden Prancis Menginap,18 Orang Terluka
  • Analisa Israel: Iran dan Hizbullah Tidak Bantu Hamas Lancarkan Operasi Thufan Al-Aqsha

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?