Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

[Khutbah Jumat]: Kisah dan Keutamaan Membaca Shalawat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 September 2022 10:16 10:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 September 2022 11:59
Bagikan
Bagikan

Keutamaan membaca shalawat mendapatkan guyuran 10 rahmat, diangkat derajatnya ditulis baginya 10 kebaikan dan dihapus 10 kesalahan

Oleh: Ahmad Husen As-Sajjad bin Aqil

Khutbah Jumat pertama

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى: يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَام َ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah jamaah Jumat

Bulan Rabiul Awwal yang biasa kita sebut sebagai bulan maulid atau bulan kelahiran Baginda Nabi Muhammad ﷺ telah tiba. Umat Islam menyambut dengan suka cita dan penuh kebahagiaan. Kegembiraan semacam ini adalah bentuk pengamalan firman Allah ﷻ :

قُلْ بِفَضْلِ ٱللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِۦ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا۟

“Katakanlah: ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira.‘ (QS: Yunus : 58)

Salah satu cara untuk melaksanakan peringatan maulid adalah dengan banyak membaca shalawat. Setiap sepekan sekali banyak dari kita yang memperingatinya dengan mengadakan acara maulidan di masjid, mushala, atau dari rumah ke rumah.

Jika kita perhatikan di dalam buku maulid yang sering kita baca, selalu berisi ajakan untuk membaca shalawat. Ya Rabbi Shalli a’la Muhammad ya Rabbi Shalli a’laihi wa sallim. (Wahai Tuhanku, limpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarganya).

Di balik pembacaan shalawat terkandung beragam kisah yang mengharukan. Kisah yang pertama tentang seorang bernama Syaikh Farazdaq.

Beliau adalah seorang penyair ulung. Ia mendendangkan banyak syair yang berisi pujian kepada Rasul ﷺ.

Suatu hari setelah ia berziarah ke makam Rasul ﷺ, ia diajak seseorang ke rumahnya guna dijamu makan siang. Namun, sesampainya di rumah itu, Farazdaq justru dipersekusi sampai lidah yang sering ia gunakan untuk bershalawat dan memuji Rasul ﷺ dipotong oleh sosok yang tidak suka ada orang yang memuji Rasul ﷺ.

Sepulang dari rumah itu, sembari menahan rasa sakit dan rasa sedih, ia kembali ke makam Rasul ﷺ dan berdoa, “Ya Allah, jika penghuni makam ini tidak suka dengan pujiaanku, biarlah aku dalam keadaan seperti sekarang ini. Tapi jika beliau senang dengan yang kulakukan, maka kembalikan lidahku seperti sedia kala, Ya Allah.”

Farazdaq terus menangis sampai ia tertidur. Dalam tidurnya ia bermimpi berjumpa dengan Rasul ﷺ. Kata Rasul ﷺ, “Aku senang dengan pujian-pujianmu. Berikanlah potongan lidahmu.” Tak lama kemudian, Rasul ﷺ mengambil potongan lidahnya dan mengembalikan ke tempat semula. Usai bangun tidur, Farazdaq mendapati lidahnya telah pulih. Peristiwa ini membuatnya semakin termotivasi untuk memuji Rasul ﷺ dan membaca shalawat dengan lebih dahsyat.

Kaum Muslimin jamaah Jumat yang berbahagia

Kisah yang kedua, tentang seorang pemuda yang tiap ayunan langkahnya selalu ia iringi dengan bacaan shalawat. Di balik bacaan shalawat yang selalu ia baca ada sebuah peristiwa yang dialaminya.

Pemuda ini bercerita bahwa ia berangkat haji bersama ayahnya. Di tengah perjalanan, ayahnya wafat. Setelah wafat, dilihat olehnya bahwa wajah ayahnya berubah hitam.

Di sela menunggu proses perawatan jenazah, pemuda ini mengantuk sampai tertidur. Saat tidur inilah ia bermimpi bertemu seorang yang tampan rupawan, pakaiannya bersih dan wangi, aroma harum keluar dari tubuhnya.

Sosok ini mendatangi jenazah ayahnya, ia buka kain yang menutupi wajahnya, kemudian ia mengusapkan tangannya ke wajah ayahnya. Seketika wajah ayahnya berubah drastis. Wajah yang hitam berubah menjadi wajah yang bersinar terang.

Masih dalam mimpinya, pemuda ini bertanya kepadanya, “Siapakah engkau?” Dijawab, “Aku adalah Muhammad bin Abdullah, kepadaku Al-Quran diturunkan. Semasa hidupnya, ayahmu sering menyia-nyiakan dirinya. Namun, ia banyak membaca shalawat kepadaku. Saat detik-detik sakaratul maut, ia meminta tolong kepadaku dan aku adalah penolong bagi orang-orang yang banyak membaca shalawat kepadaku.”

Saat pemuda ini tersadar dari mimpinya, ia mendapati wajah ayahnya sama seperti yang terjadi dalam mimpi yang ia alami. Wajah ayahnya telah berubah menjadi putih.  Dua kisah yang kita simak bersama membawa beberapa pelajaran.

Pelajaran yang paling penting adalah tentang keutamaan dari kita membaca shalawat kepada Rasul ﷺ. Oleh karena itu, mari kita senangkan hati ini. Kita basahi bibir kita dengan menyebut nama Rasul ﷺ yang tertera di dalam shalawat. Dengan membacanya, kita akan meraih banyak sekali keutamaan.

Jemaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah

Cukuplah sebagai keutamaannya adalah keikusertaan Allah ﷻ dan malaikat-Nya dalam membaca shalawat. Hal ini tidak kita jumpai dalam amal-amal yang lain, selain amalan berupa shalawat, sebagaimana yang diterangkan dalam surat al-Ahzab ayat 56 :

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS: Al-Ahzab : 56)

Seseorang yang membaca shalawat sekali saja berarti ia telah melaksanakan perintah Allah ﷻ, mendapatkan guyuran 10 rahmat, diangkat derajatnya 10 derajat, ditulis baginya 10 kebaikan dan dihapus 10 kesalahannya, doanya akan mudah dikabulkan, keperluannya akan dipenuhi, segala urusannya akan dimudahkan, kesedihannya akan terobati,  rezekinya diberkahi, dan kelak di akhirat ia akan mendapatkan syafaat Baginda Nabi Muhammad ﷺ. Rasul ﷺ bersabda :

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ حِيْنَ يُصْبِحُ عَشْرًا وَحِيْنَ يُمْسِيْ عَشْرًا أَدْرَكَتْهُ شَفَاعَتِيْ يَوْمَ القِيَامَةِ

“Siapa yang bershalawat kepadaku di waktu pagi sepuluh kali dan di waktu sore sepuluh kali, maka dia mendapat pembelaanku (syafaat) di hari kiamat.” (HR: Thabrani)

Masih banyak sekali keutamaan dari membaca shalawat. Mari kita isi hari-hari kita khususnya di bulan kelahiran Rasul ﷺ dengan membaca shalawat. Allahummaa Shalli wa sallim a’la sayyidina Muhammad wa a’la Aali Sayyidina Muhammad.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فيِ القُرْآنِ العَظِيْمِ، وَنَفَعَنيِ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآياَتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنيِّ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ َإِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ العَلِيْمُ. أَقُوْلُ قَوْليِ هذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ ليِ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Jumat kedua

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى سيدنا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن. اَمَّا بَعْدُ :

فَيَا اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ تَعَالىَ وَذَرُوا الْفَوَاحِشَ مَاظَهَرَ وَمَا بَطَنْ، وَحَافِظُوْاعَلىَ الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ.

وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ اَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلاَئِكَةِ قُدْسِهِ، فَقَالَ تَعَالىَ وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمًا: اِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ يُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمسْلِمَاتِ وَالمؤْمِنِيْنَ وَالمؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَةِ،

اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ وَالجُنُونِ والجُذَامِ وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا, اللَّهُمَّ إنَّا نَسْأَلُكَ الهُدَى والتُّقَى والعَفَافَ والغِنَى، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ و َمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Khutbah Jumat ini dikeluarkan, DPC Rabithah Alawiyah Kota Malang. Arsip lain terkait Khutbah Jumat bisa diklik di SINI

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:khutbah Jumatmembaca shalawatshalawat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tanda Akhir Zaman: Ketika Wanita Ikut Membantu Suaminya Bekerja
Tulisan selanjutnya Ancaman Resesi Global 2023, Luhut Ingatkan Datangnya Badai Besar !

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Israel dan Uni Eropa EU
Berita

Anggota Uni Eropa Bahas Larangan Impor Produk Pemukiman Yahudi Israel

Berita
11 Juli 2026 10:20
Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
Menko Yusril Sebut Penyebarluasan LGBT Perlu Diantisipasi demi Ketahanan Nasional

Terbaru

  • MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
  • INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
  • Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
  • MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
  • Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
  • Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
  • Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
  • Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
  • Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
  • Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?